PEKANBARU (HALOBISNIS) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menata jaringan kabel fiber optik atau FO yang semrawut di sejumlah ruas jalan. Penataan tersebut turut menggandeng Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).
Pemindahan kabel ke bawah tanah akan difokuskan terlebih dahulu di Jalan Ronggowarsito, Jalan Delima, dan Jalan Lobak.
Hal tersebut menuai apresiasi dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto. Dikatakan Wali Kota Agung Nugroho dapat bergerak cepat dalam menata wajah kota.
"Pekanbaru sudah bagus itu. Sudah bersih dari sampah, kabel semrawut juga sudah mulai ditindak dan dibersihkan," kata SF Hariyanto, Jumat (6/2/2026).
Terlebih lagi, hal tersebut juga merupakan arahan Presiden RI Prabowo Subianto saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Sentul International Convention Center (SICC), Provinsi Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026) lalu.
"Kita juga sudah memberikan surat edaran ke pemerintah kabupaten kota untuk menindaklanjuti arahan Presiden. Dibersihkan dari sampah dan kabel semrawut itu," katanya.
Untuk diketahui, Pemko Pekanbaru melalui Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) meminta seluruh penyedia jasa telekomunikasi untuk melaporkan peta jaringan kabel fiber optik paling lambat 6 Februari ini.
Pemko Pekanbaru meminta adanya perhitungan teknis dan pembahasan mendalam, khususnya pada ruas-ruas jalan tertentu. Dikarenakan, berpotensi menimbulkan berbagai dampak teknis.
Selain itu, juga meminta agar seluruh operator bergerak secara terkoordinasi melalui asosiasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Hal ini guna menghindari tumpang tindih pekerjaan di lapangan.