Karhutla Masih Terjadi di Tiga Kabupaten Riau

Karhutla Masih Terjadi di Tiga Kabupaten Riau

PEKANBARU (HALOBISNIS) - Tiga daerah di Provinsi Riau yakni Pelalawan, Bengkalis dan Indragiri Hilir (Inhil) saat terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau Edy Afrizal, Rabu (4/2/2026).

Edy mengatakan, saat ini tim gabungan pemadam Karhutla masih berjibaku melakukan pemadaman di daerah Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan Riau. 

"BPBD Pelelawan informasinya menambah personel membantu pemadaman ke lokasi titik api. Saat ini masih proses pemadaman," katanya. 

Selain itu, kata Edy tim gabungan juga berjibaku melakukan pemadaman di Kabupaten Inhil. Meski dilaporkan api sudah berhasil dipadamkan, namun asap masih mengepul di titik Karhutla. Kondisi ini membuat personel masih tetap bersiaga di lokasi untuk mencegah kembali munculnya api.

"Tim pemadam masih di lapangan. Memang di laporkan api sudah padam di Inhil, tapi masih berasap, makanya tim masih siaga di lokasi," sebutnya. 

Sementara, Karhutla di Kabupaten Bengkalis tepatnya di Kecamatan Bandar Laksamana yang sebelumnya sempat membara telah berhasil dipadamkan. 

"Kebakaran di Bandar Laksamana sudah padam, namun tom saat ini masih melakukan proses pendinginan," tutupnya. 

Data yang dirangkum BPBD Damkar Riau, luasan lahan terbakar di Riau pada pekan pertama Februari 2026 sudah mencapai 126,22 hekatar. Terbanyak di Kabupaten Bengkalis dengan luasan 37,51hektar. Kemudian, Indragiri Hilir (Inhil) 22 hektar,  Pelalawan 21 hektar, Dumai 12,50 hektar.

Sisanya Karhutla juga terjadi di sejumlah daerah lainya dengan luasan di Pekanbaru 8 hektar, Meranti, Siak dan Kampar masing-masing 7 hektar, Inhu dan Kuantan Singingi 1 hektar lebih. Sedangkan Rokan Hulu dan Rokan Hilir dilaporkan masih nihil.

Berita Lainnya

Index