Parkir Gratis hingga PAD Tembus Rp1,170 Triliun, Ini Capaian Pemko Pekanbaru Sepanjang 2025

Parkir Gratis hingga PAD Tembus Rp1,170 Triliun, Ini Capaian Pemko Pekanbaru Sepanjang 2025

PEKANBARU (HALOBISNIS) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di bawah kepemimpinan Walikota Agung Nugroho bersama Wakil Walikota Markarius Anwar mencatat sejumlah capaian positif sepanjang 2025. Berbagai kebijakan dan program strategis dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Salah satu kebijakan yang paling dirasakan warga adalah penurunan tarif parkir kendaraan di awal menjabat, hingga  menggratiskan parkir di ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret yang menjadi kado manis warga Pekanbaru di akhir tahun.

Menurut Agung, kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.

"Kebijakan ini adalah kado dari Pemko Pekanbaru untuk warga. Kita ingin masyarakat merasa lebih nyaman dan tidak terbebani dalam aktivitas sehari-hari," ujar Agung Nugroho, Sabtu (31/12/2025) saat refleksi akhir tahun dan silaturahmi bersama media.

Di bidang infrastruktur, Pemko Pekanbaru menggesa perbaikan jalan rusak di berbagai wilayah kota. Hasilnya, capaian pengaspalan jalan jauh melampaui target yang ditetapkan.

"Alhamdulillah, kita melakukan overlay atau pengaspalan puluhan ruas jalan dengan total panjang mencapai 42 kilometer. Ini melampaui target awal yang hanya 20 kilometer. Selain itu, perbaikan drainase dan semenisasi hampir mencapai 32 kilometer," jelasnya.

Selain infrastruktur, sektor sosial juga menjadi perhatian Agung Nugroho dan Markarius Anwar. Melalui program Zero Anak Putus Sekolah, Pemko Pekanbaru berhasil mengembalikan lebih dari 1.000 anak ke bangku pendidikan.

"Kita tidak ingin ada anak Pekanbaru yang putus sekolah hanya karena persoalan ekonomi. Karena itu, kita fasilitasi mereka untuk kembali sekolah dan kita berikan seragam secara gratis," kata Agung.

Tak hanya itu, persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan perkotaan juga mulai ditangani secara sistematis. Pemko membentuk Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di tingkat kelurahan serta menggandeng pihak swasta dalam pengelolaan TPA Muara Fajar.

"Sampah sekarang tidak lagi sekadar dibuang, tapi diolah menjadi gas metan dan dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik. Ini bagian dari upaya kita membangun kota yang lebih ramah lingkungan," ungkapnya.

Pemko Pekanbaru, sebut Agung juga memperkuat pelayanan publik dengan meluncurkan berbagai mobil layanan keliling untuk melayani kebutuhan administrasi masyarakat. Selain itu, jam operasional Puskesmas resmi diperpanjang hingga malam hari.

"Kita ingin pelayanan benar-benar hadir di tengah masyarakat. Karena itu, layanan Puskesmas sekarang kita buka sampai malam, agar warga tetap bisa berobat di luar jam kerja," tuturnya.

Berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan turut digelar sepanjang tahun, mulai dari Nikah Massal Gratis hingga ajang olahraga seperti lomba lari. Di sisi lain, kinerja keuangan daerah menunjukkan tren positif.

"Pendapatan daerah kita meningkat signifikan. Tahun lalu PAD berada di angka Rp800 miliar, dan tahun ini mencapai Rp1,170 triliun. Ini hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemko," ujar Agung.

Tak hanya program dan pelayanan, penataan wajah kota juga menjadi perhatian. Pemko membentuk tim khusus lintas instansi untuk menertibkan reklame dan bando yang dinilai mengganggu estetika kota.

"Kita ingin Pekanbaru terlihat lebih rapi dan tertib. Total ada 175 tiang reklame yang kita potong, termasuk jembatan penyeberangan orang yang sudah usang dan akan kita ganti dengan konsep yang lebih modern," pungkasnya.

Berita Lainnya

Index