PARMA (HALOBISNIS) - Juventus melesat ke zona empat besar Serie A setelah menang telak 4-1 atas Parma di Stadion Ennio Tardini, Senin (2/2/2026). Bek tengah Bremer tampil tak terduga dengan mencetak dua gol lewat sundulan.
Selain Bremer, gol Juventus disumbangkan Weston McKennie dan Jonathan David. Hasil ini mengangkat posisi Si Nyonya Tua pada papan atas klasemen, meski status zona Liga Champions masih bisa berubah jika AS Roma menang atas Udinese.
Juventus langsung menekan sejak awal laga. Francisco Conceicao hampir membuka skor pada menit ke-1, lalu kembali mengancam lewat sundulan yang membentur mistar gawang. Tekanan itu akhirnya berbuah pada menit ke-15 saat Bremer menyundul sepak pojok Conceicao ke gawang Parma.
Keunggulan Juventus bertambah 8 menit sebelum jeda. McKennie menyambut umpan Pierre Kalulu dengan tendangan salto yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang, sehingga membuat skor menjadi 2-0 sampai turun minum.
Parma sempat memperkecil ketertinggalan pada awal babak kedua. Umpan Alessandro Circati ke tiang jauh justru berujung gol bunuh diri Andrea Cambiaso. Namun, Juventus langsung merespons 3 menit kemudian. Bola rebound hasil sundulan McKennie dimanfaatkan Jonathan David, dengan Bremer memastikan bola melewati garis gawang.
Gol ke-4 Juventus lahir pada menit ke-64. Tembakan Conceicao memang sempat ditepis kiper Edoardo Corvi, tetapi David dengan mudah menyambar bola muntah dari jarak dekat. Parma sempat mencetak gol tambahan lewat Lois Openda, tetapi dianulir VAR karena offside.
Secara statistik, Juventus tampil dominan sepanjang laga. Mereka mencatatkan 15 tembakan dengan nilai expected goals (xG) mencapai 4,03, jauh meninggalkan Parma yang hanya membukukan 0,6 xG dari 10 percobaan.
Bremer kembali menegaskan reputasinya sebagai bek berbahaya di bola mati. Sejak musim debutnya mencetak gol di Serie A, pemain asal Brasil itu sudah mengoleksi 15 gol sundulan, terbanyak di antara bek lima liga top Eropa.