Ini Korban Ambruknya Bordes Tangga Tangsi Belanda Siak

SIAK (HALOBISNIS) - Cagar budaya Tangsi Belanda di Kampung Bentang Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau roboh, Sabtu (31/1/2026). Sejumlah anak SD beserta gurunya alami luka-luka dan dibawa ke RSUD untuk mendapat pertolongan.

Kepala Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak, Novendra Kasmara juga membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan dari laporan yang diterimanya ada 9 anak SD dan 1 guru mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Tengku Rafian, Kecamatan Siak.

"Tansi Belanda baru saja roboh memakan korban luka 9 orang anak SD. Korban sudah dilarikan ke RSUD Siak," ujarnya.

Ia melaporkan bangunan cagar budaya Tangsi Belanda roboh pada bordes tangga menuju lantai dua bangunan tersebut yang konstruksinya terbuat dari kayu. Dugaan sementara kayu tangga itu lapuk dimakan rayap.

Berdasarkan data yang dihimpun, siswa yang menjadi korban berasal dari SD IT Baitul Ridho Kampung Rawangkao, Kecamatan Lubukdalam yang melakukan studi wisata ke Tangsi Belanda. Adapun jumlah rombongan terdiri dari 13 guru dan 55 siswa kelas 5 dan 6.

Adapun daftar korban dan kondisi luka dalam kejadian sebagai berikut:
1. Mira Agustina (37) seorang guru mengalami luka ringan
2. Sapira Zahwa (12) alami robek di bagian kepala.
3. Rusdatun Nadia (11) alami luka robek di dahi.
4. Haiwa Ruwaida (11) alami memar di pinggang kanan.
5. Alifa Nada Wicaksono (11) alami bengkak telapak kaki kanan.
6. Adelia Dwi Putri (11) alami memar tangan kanan
7. Joana Putri (12) alami nyeri kaki kiri, lecet di lutut.
8. Aura (11) alami nyeri pinggang kiri dan kanan.
9. Syifa (12) alami luka robek di bawah bibir dalam dan luar.
10. Keisya Lutfi (12) alami luka robek di kepala.

Saat ini, para korban sudah mendapat penanganan medis di RSUD Siak. Beruntung, dltidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Berita Lainnya

Index