Sekretaris DPRD Riau Belum Dilantik, Ada Apa?

Sekretaris DPRD Riau Belum Dilantik, Ada Apa?

PEKANBARU (HALOBISNIS) - Jabatan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Riau (DPRD) Riau, tak kunjung ada kepastian. Daftar tiga nama besar yang sudah dinyatakan lolos asesmen hingga kini tak juga dilantik oleh kepala daerah.

Padahal seleksi jabatan untuk sekretaris dewan tersebut bersamaan dengan 14 jabatan eselon II atau kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, yang baru saja dilantik oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, Senin (26/1/2026) kemarin.

Belum dilantiknya pejabat definitif yang akan memimpin Sekretariat DPRD Riau itu tentunya menimbulkan kecurigaan. Pasalnya, tiga besar nama yang sudah lolos asesmen sudah diumumkan, namun tak juga dilantik.

Jabatan sekretaris dewan diduga masih tarik ulur di lingkungan DPRD Riau, sehingga belum ada satu nama pun yang mendapat kepastian untuk didefinitifkan.

Tiga besar nama calon Sekretaris DPRD Riau itu yakni, Renaldi, Arief Ardian Nasution dan Indrawansya. Dari tiga nama tersebut, Renaldi, digadang-gadang yang akan mengisi jabatan tersebut.

Pasalnya, sejumlah pimpinan DPRD Riau dikabarkan memberikan dukungan kepada Renaldi. Dukungan tersebut tidak lepas dari rekam jejak birokrasi yang dimilikinya serta pengalaman dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Diketahui, Renaldi saat ini menjabat sebagai pejabat di Kabupaten Bengkalis. Ia juga dikenal sebagai adik kandung dari mantan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh, yang pernah memiliki peran penting dalam dinamika pemerintahan di Riau.

Namun dukungan yang disebut-sebut dari sejumlah pimpinan DPRD tersebut tampaknya belum mampu membuat dirinya dilantik oleh Plt Gubernur Riau.

Beredar kabar, bahwa sejumlah fraksi belum sepakat untuk mendukung Renaldi sebagai pejabat definitif di Sekretaris DPRD Riau. Bahkan sejumlah fraksi menginginkan Plt Sekretaris DPRD Riau Marto Saputra, untuk maju sebagai pejabat definitif.

Marto diperhitungkan dengan alasan telah memiliki pengalaman di Sekwan dan mendapat nilai tambah yang dianggap mampu menjaga stabilitas hubungan antara sekretariat dan para legislator.

Belum adanya pejabat definitif, jabatan Sekretaris DPRD Riau saat ini masih dipegang oleh Plt Marto Saputra.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Riau, Parisman Ihwan, menegaskan bahwa pelantikan Sekwan kemungkinan akan bersamaan dengan jabatan Direktur RSUD Arifin Ahmad. 

Ia menyebut, sesuai yang disampaikan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto bahwa untuk jabatan Sekwan kesalahan administrasi, sehingga pelantikan tertunda. 

"Masalah pelantikan Sekwan dan Direktur Rumah Sakit Umum, ya karena ada masalah administrasi saja lagi. Insya Allah administrasi sudah selesai, mungkin akan berbarengan dengan Direktur Rumah Sakit. Bukan karena hal-hal yang lain," ujar Parisman, Kamis (29/1/2026).

Terkait nama siapa yang akan menjabat Sekwan definitif, dirinya menyebut bahwa para pimpinan telah mengusulkannya ke Plt Gubernur Riau. "Kalau nama mungkin Pak Plt yang tahu lah ya," ucapnya.

Dikatakannya, bahwa pimpinan DPRD telah mengusulkan tiga nama sesuai yang lulus asesmen. Pihaknya sebagai wakil pimpinan mengaku masih satu suara dalam mengusulkan nama calon Sekwan tersebut.

Dirinya juga menegaskan bahwa tidak ada calon lain yang diusulkan selain tiga nama besar yang dinyatakan lulus asesmen.

"Insyaallah ya, Alhamdulillah kami masih kompak satu suara. Apa yang lolos di asesmen, itu kami usulkan. Dan sampai hari ini tidak ada, dan mungkin tidak akan ada (calon di luar asesmen) kecuali dilakukan asesmen kembali," tegasnya.

Berita Lainnya

Index