BENGKALIS (HALOBISNIS) - Sebanyak 3.700 PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bengkalis resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan yang diserahkan langsung oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, Senin (5/1/2026) di Lapangan Tugu Bengkalis.
Para PPPK Paruh Waktu yang hadir tampak mengenakan seragam Korpri, menandai dimulainya tanggung jawab baru sebagai bagian dari aparatur Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan bahwa pada masa kepemimpinan Kasmarni–Bagus Santoso, tidak ada tenaga honorer yang diberhentikan. Sebaliknya, keberadaan tenaga honorer terus diperjuangkan hingga memperoleh kepastian status, salah satunya melalui kebijakan pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu.
"Untuk itu, kami berharap seluruh PPPK Paruh Waktu senantiasa bersyukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan. Status ini bukan hadiah semata, tetapi hasil dari proses dan perjuangan panjang,"tegas Kasmarni.
Bupati menyampaikan sejumlah penegasan penting kepada seluruh PPPK Paruh Waktu. Pertama, ia meminta agar seluruh PPPK Paruh Waktu terus meningkatkan integritas, disiplin, etos kerja, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
"Sebagai bagian dari mesin birokrasi daerah, mulai hari ini kami minta saudara-saudari segera bergerak. Jangan terlena dengan euforia pengangkatan, tetapi harus lebih bersungguh-sungguh dalam memberikan pelayanan dan kinerja terbaik," ungkapnya.
Kasmarni menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis hanya membutuhkan aparatur yang berkomitmen tinggi, berdedikasi, jujur, dan loyal kepada pemerintah serta masyarakat, demi mewujudkan Kabupaten Bengkalis sebagai negeri yang bermarwah, maju, sejahtera, dan unggul.
Kedua, Bupati meminta PPPK Paruh Waktu untuk terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri, agar mampu mengikuti dinamika birokrasi modern serta menjunjung tinggi nilai-nilai ASN BerAKHLAK.
Ketiga, Bupati Bengkalis mengingatkan agar PPPK Paruh Waktu turut berperan aktif meluruskan informasi atau isu yang tidak benar tentang pemerintah daerah, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun di media sosial.
"Kawan-kawan diharapkan menjadi penyampai informasi yang benar, sejuk, dan konstruktif, sekaligus menjaga citra dan marwah Pemerintah Kabupaten Bengkalis,” pesannya.
Selain itu, Bupati Bengkalis juga mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah agar terus melakukan pembinaan, pengawasan, dan evaluasi kinerja secara berkelanjutan kepada PPPK di masing-masing instansi, sehingga keberadaan PPPK Paruh Waktu benar-benar memberikan nilai tambah bagi OPD dan masyarakat.