Tekan Kriminalitas, DPRD Pekanbaru Usulkan Pos Ronda Honor Penjaga dan CCTV di Setiap Wilayah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:00:00 WIB

PEKANBARU (HALOBISNIS) - Upaya menekan angka kriminalitas di Kota Pekanbaru dinilai perlu dilakukan melalui penguatan sistem keamanan berbasis lingkungan.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Zulkardi, mendorong langkah konkret berupa pembangunan pos ronda, pemberian honor penjaga, hingga pemasangan kamera pengawas (CCTV) di setiap wilayah permukiman.

Menurutnya, maraknya kasus jambret, begal, dan pencurian yang terjadi belakangan ini tidak bisa dilepaskan dari persoalan penyalahgunaan narkoba. Ia menilai, peredaran narkoba menjadi salah satu faktor utama yang memicu meningkatnya tindak kejahatan di tengah masyarakat.

“Pada prinsipnya, maraknya pencurian dan kejahatan lainnya terjadi karena banyak pelakunya merupakan pecandu narkoba. Oleh karena itu, yang harus ditertibkan dan dibersihkan adalah tempat-tempat peredaran narkoba di Pekanbaru,” ujar Zulkardi, Sabtu (31/1/2026).

Ia pun meminta aparat penegak hukum untuk lebih serius dan konsisten dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Selain itu, peningkatan patroli kepolisian di titik-titik rawan juga dinilai penting guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Pihak kepolisian harus meningkatkan patroli di lokasi rawan kejahatan agar dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan kepolisian. Menurutnya, keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian, tetapi memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan konkret, DPRD Kota Pekanbaru, lanjut Zulkardi, siap mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pos ronda di seluruh wilayah kota. Selain itu, pihaknya juga siap mengalokasikan anggaran untuk honor petugas ronda, agar sistem penjagaan lingkungan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

“Jika penjagaan ronda aktif dan bertanggung jawab karena diberikan honorarium, tentu hal ini akan sangat meminimalisir kejahatan, apalagi jika disinergikan dengan pihak kepolisian,” jelasnya.

Zulkardi menilai kemampuan APBD Kota Pekanbaru memungkinkan realisasi program tersebut. Ia juga mendorong agar pemasangan CCTV di setiap kampung dapat dilakukan secara terintegrasi dan terkoneksi dengan pos ronda, sehingga pengawasan lingkungan menjadi lebih efektif.

“Dengan adanya pos ronda, penjaga yang bertanggung jawab, serta CCTV di setiap kampung, ruang gerak pelaku kejahatan akan semakin sempit. Ini menjadi langkah konkret untuk memperkecil tindak kriminal di Kota Pekanbaru,” pungkasnya.

Terkini