LIVERPOOL (HALOBISNIS) - Liverpool kembali menelan kekalahan. Bermain di kandang sendiri, Anfield, dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (27/11/2025) dini hari WIB, Liverpool kalah telak 4-1.
Tren negatif Liverpool di Liga Inggris kembali terbawa ke kompetisi Eropa. Kekalahan dari PSV dengan skor 1-4 makin menegaskan kemerosotan performa Si Merah, bahkan saat menghadapi tim yang berada di papan bawah grup Liga Champions.
PSV membuka keunggulan cepat pada menit ke-6 setelah Ivan Perisic mengeksekusi penalti ke sisi kanan gawang, menyusul handball Virgil van Dijk yang diputuskan wasit Alejandro Hernandez sebagai pelanggaran.
Liverpool berusaha merespons melalui tekanan intensif, hingga akhirnya Dominik Szoboszlai menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-16 lewat tembakan rebound yang tak mampu dihalau kiper Matej Kovar.
Namun setelah kedudukan imbang, performa Liverpool kembali menunjukkan ketidakstabilan yang sama seperti yang mereka alami di Liga Inggris.
Serangan-serangan yang dibangun melalui Hugo Ekitike, Mohamed Salah, dan Cody Gakpo gagal berbuah gol. Peluang emas Van Dijk pada menit ke-32 bahkan hanya mengenai mistar gawang.
Memasuki babak kedua, PSV tampil lebih efektif. Pada menit ke-56, Guus Til memanfaatkan ruang di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan tenang yang membawa PSV kembali unggul 2-1. Liverpool tertekan dan nyaris kebobolan lagi pada menit ke-59 saat Perisic melepaskan voli keras, tetapi Giorgi Mamardashvili melakukan penyelamatan gemilang.
Liverpool sempat memiliki sederet peluang untuk menyamakan kedudukan, mulai dari sundulan Cody Gakpo yang melayang tipis di atas gawang, tembakan jarak jauh Dominik Szoboszlai yang ditepis Kovar, hingga sepakan Alexis Mac Allister yang diblok pertahanan. Namun ketidakefektifan lini depan membuat PSV semakin percaya diri.
Keruntuhan Liverpool makin dalam pada menit ke-73. Setelah upaya Ricardo Pepi membentur tiang, Couhaib Driouech memanfaatkan bola rebound dan menembakkannya ke sisi kanan gawang untuk membawa PSV menjauh 3-1.
Situasi The Reds semakin buruk di menit ke-90 ketika Driouech kembali mencetak gol melalui skema serangan cepat, menempatkan bola dengan dingin ke pojok kanan bawah setelah melihat kiper keluar dari posisinya. Skor berubah menjadi 1-4 dan bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Di sisi lain, Liverpool yang terus menekan hingga menit-menit akhir tetap tak mampu menjebol pertahanan tim tamu. Upaya Federico Chiesa, Alexander Isak, maupun sundulan Van Dijk hanya menghasilkan peluang sia-sia, mencerminkan minimnya efektivitas dan kepercayaan diri skuad asuhan manajer mereka saat ini.
Hasil ini bukan hanya membuat Liverpool semakin terpuruk di klasemen Liga Champions, tetapi juga memperpanjang rangkaian performa buruk mereka setelah sejumlah kekalahan beruntun di Liga Inggris. Mereka kini berada di peringkat 12 tabel Liga Champions.