Masjid Raya An-Nur Sambut 200 Peserta Didik Lansia Kampar, Perkuat Iman dan Ketakwaan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:52:04 WIB


PEKANBARU – Sebanyak 200 peserta dari tujuh Sekolah Lansia di Kabupaten Kampar mengunjungi Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau, Rabu (28/10/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari kegiatan silaturahmi, dialog keagamaan, dan pembinaan spiritual untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan para lansia.

Kedatangan rombongan FKSL Kabupaten Kampar tersebut disambut sejumlah pengurus Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau, di antaranya Sekretaris I BPMR Annur ustadz H. Harif Supriyadi, LC., M.A, ustadz Muhammad Adin, Abdul Wahid dan jajaran lainnya.

Kegiatan yang digagas Forum Kepala Sekolah Lansia (FKSL) Kabupaten Kampar tersebut berlangsung mulai pukul 11.30 WIB hingga selesai. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan dengan mengusung tema “Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan, Mempererat Silaturahmi dan Memperkuat Spiritual Lansia Menuju Lansia yang Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat pada Usia Lanjut untuk Meraih Kebahagiaan Dunia dan Akhirat.”

Imam Besar sekaligus Ketua Harian BPMR An-Nur, Ustaz Dr. H. Zul Ikromi, Lc., M.A., menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat menunaikan ibadah, tetapi juga ruang untuk mempererat ukhuwah, menimba ilmu agama, dan membangun kehidupan spiritual yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia.

“Masjid Raya An-Nur terbuka bagi siapa saja yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat keimanan, dan mempererat silaturahmi. Kami menyambut baik kehadiran para peserta Sekolah Lansia dari Kampar ini. Semoga kunjungan ini membawa keberkahan, menambah semangat beribadah, serta memperkuat hubungan persaudaraan di antara kita,” ujar Zul Ikromi.

Ia menambahkan, pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam mendampingi para lansia menjalani masa tua dengan penuh ketenangan, kebahagiaan, dan rasa syukur. Selain menjaga kesehatan jasmani, penguatan rohani juga diperlukan agar para lansia tetap memiliki semangat menjalani aktivitas sehari-hari, berkontribusi dalam keluarga, serta mengambil bagian dalam kehidupan bermasyarakat.

Zul Ikromi berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana memperluas wawasan keagamaan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kesejahteraan lansia. Menurutnya, perhatian kepada kelompok usia lanjut tidak cukup hanya melalui pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga perlu disertai dukungan emosional, sosial, dan spiritual agar mereka dapat menjalani kehidupan secara bermakna dan bermartabat.

Sementara itu, melalui kegiatan tersebut, FKSL Kabupaten Kampar berharap para peserta Sekolah Lansia semakin mempererat silaturahmi, meningkatkan pemahaman keagamaan, dan memperkuat spiritualitas. Kunjungan ke Masjid Raya An-Nur diharapkan menjadi pengalaman positif yang mendorong para lansia untuk terus menjalani kehidupan dengan sehat, mandiri, aktif, produktif, serta berpegang teguh pada nilai-nilai agama.

Terkini