PEKANBARU (HALOBISNIS) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, secara resmi membuka turnamen Gala Lapadella Gubernur Cup 2026 di Lapangan Lapadella, Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru, Sabtu (7/2/2026). Ajang kompetisi olahraga padel ini digelar dengan misi ganda, yakni memperkuat pembinaan atlet lokal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat melalui cabang olahraga yang sedang tren tersebut.
Penyelenggaraan turnamen perdana ini menjadi bukti konkret komitmen Pemerintah Provinsi Riau dalam mendukung olahraga prestasi. Selain menjadi wadah silaturahmi bagi para pecinta olahraga, Gubernur Cup 2026 diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat memperkuat ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan di Bumi Lancang Kuning.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Riau Syahrial Abdi memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara ini. Ia menilai, turnamen padel tersebut merupakan langkah strategis daerah untuk menjaring bakat-bakat baru, mengingat padel kini mulai tumbuh menjadi cabang olahraga yang digemari oleh lintas generasi dan kalangan di Riau.
"Pemerintah Provinsi Riau terus mendorong tumbuh dan berkembangnya berbagai cabang olahraga, termasuk padel. Turnamen seperti ini tidak hanya berorientasi pada pencarian juara atau prestasi semata, tetapi juga sebagai motor penggerak semangat sportivitas dan kebersamaan di tengah masyarakat," ujar Syahrial Abdi.

Lebih lanjut, Syahrial menjelaskan bahwa Gala Lapadella Gubernur Cup 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkenalkan padel sebagai olahraga rekreasi yang inklusif. Menurutnya, karakteristik padel yang dinamis menjadikannya sangat potensial untuk dikembangkan sebagai disiplin olahraga prestasi yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

"Harapan kami, dari sini lahir atlet padel berprestasi yang mampu membawa nama harum Riau di kancah nasional bahkan internasional. Kami akan terus mendukung lewat penyediaan sarana, kompetisi yang berjenjang, serta memperkuat kolaborasi dengan pihak swasta maupun komunitas," tambahnya dengan optimis.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Manajemen Lapadella, Odhy Maulana, menegaskan bahwa fasilitas Lapadella Court Padel hadir bukan sekadar bisnis, melainkan ruang sosial yang sehat. Ia melihat padel memiliki potensi besar sebagai penggerak sport tourism (wisata olahraga) yang dapat meningkatkan daya tarik Kota Pekanbaru sebagai pusat aktivitas modern.
"Kami berkomitmen mendukung pertumbuhan padel mulai dari level akar rumput hingga prestasi. Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan sponsor, kami ingin menjadikan Pekanbaru sebagai salah satu pusat perkembangan padel utama di Indonesia melalui ekosistem yang berkelanjutan," tutup Odhy Maulana.