BNPB Rilis Data Korban Banjir Bandang Aceh, Sumut, dan Sumbar

Jumat, 28 November 2025 | 17:20:00 WIB

(HALOBISNIS) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan terbaru mengenai jumlah korban serta upaya penanganan banjir bandang yang melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

BNPB menegaskan, proses pendataan masih berlangsung, terutama di wilayah yang mengalami gangguan jaringan komunikasi.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) untuk memperbarui data korban terdampak. Namun, beberapa daerah belum dapat melaporkan kondisi secara lengkap.

“Untuk data korban hingga saat ini kami masih terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah. Ada beberapa pemerintah daerah yang masih kesulitan untuk melaporkan karena jaringan komunikasi yang masih terganggu,” kata Abdul dalam kanal YouTube BNPB, Jumat (28/11/2025).

Meski demikian, BNPB telah merangkum laporan sementara dari sejumlah daerah terdampak. Berdasarkan data terbaru yang diterima hingga Jumat sore, sedikitnya 72 orang tercatat sebagai korban jiwa di tiga provinsi tersebut.

Korban Jiwa di Aceh

Di Aceh, korban jiwa tercatat di dua kabupaten, yakni Bener Meriah dan Gayo Lues. Secara total terdapat enam orang meninggal dunia dan 11 orang masih dinyatakan hilang.

“Di Bener Mariah, lima orang meninggal dunia dan sembilan lainnya masih dinyatakan hilang. sedangkan di Gayo Luwes, satu orang meninggal dunia dan dua orang hilang,” ujarnya.

Korban Jiwa di Sumatera Utara

Data menunjukkan bahwa Sumut menjadi wilayah dengan korban terbanyak. Perinciannya, yakni:

Tapanuli Tengah: 34 orang meninggal dunia, 33 orang hilang.
Tapanuli Selatan: 13 orang meninggal dunia, tiga orang hilang.
Pakpak Bharat: satu orang meninggal dunia.
Tapanuli Utara: tiga orang meninggal dunia, lima orang hilang.
Humbang Hasundutan: empat orang meninggal dunia.

“Secara kumulatif di Sumatera Utara, di Tapanuli Tengah itu ada 34 meninggal dunia, Tapanuli Selatan ada 13, Pakpak satu, Tapanuli Utara lima, dan Humbang Hasundutan ada empat,” tegas Abdul.

Korban Jiwa di Sumatera Barat

Sementara itu, laporan yang disampaikan Wakil Gubernur Sumbar pada Kamis (27/11/2025) mencatat empat orang meninggal dunia di Kota Padang, serta lima orang meninggal dunia di Kabupaten Padang Pariaman. BNPB masih menunggu pembaruan data tambahan dari pemerintah daerah setempat.

BNPB memastikan proses pencarian, evakuasi, dan pendataan korban akan terus dilakukan meskipun akses komunikasi dan transportasi di sejumlah titik masih terhambat. Koordinasi lintas instansi, termasuk TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD daerah, terus diperkuat untuk mempercepat respons bencana.

Terkini