PEKANBARU – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Pekanbaru untuk menebar kepedulian sosial sekaligus menanamkan semangat kemandirian kepada generasi muda.
Melalui amanah Dewan Pengurus Nasional (DPN) TMI, bantuan hewan kurban disalurkan kepada Panti Asuhan Al-Fath di Jalan Indrapuri, Bencah Lesung, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Jumat (29/5/2026).
Bantuan berupa satu ekor kambing diserahkan melalui Pengurus Korcam TMI Tenayan Raya dan diolah menjadi hidangan siap santap yang kemudian dinikmati bersama dalam suasana penuh kekeluargaan oleh pengurus yayasan, para pengasuh, 25 santriwati, serta 20 anak asuh Panti Asuhan Al-Fath. Pengurus Korcam TMI Tenayan Raya juga melengkapi kegiatan tersebut dengan membawa nasi dan hidangan pendamping untuk makan bersama.
Ketua DPD TMI Kota Pekanbaru, Abdul Hamid M. Sihite, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan kurban, tetapi juga wujud nyata kepedulian Tani Merdeka dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat yang berdampak langsung.
“Alhamdulillah, kami dapat hadir bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti di momen Iduladha ini. Ini merupakan bentuk kepedulian sosial Tani Merdeka sekaligus bukti bahwa organisasi ini hadir dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Lebih dari itu, Abdul Hamid memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajak para santri dan anak asuh mulai menumbuhkan semangat kewirausahaan berbasis pertanian, perikanan, dan peternakan.
Menurutnya, lahan kosong yang ada di sekitar lingkungan panti dapat dioptimalkan menjadi lahan produktif yang tidak hanya bernilai edukatif, tetapi juga mampu menjadi sumber penghasilan tambahan bagi yayasan.
“Anak-anak panti tidak hanya harus kuat dalam ilmu agama dan pendidikan formal, tetapi juga perlu dibekali keterampilan hidup. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, mereka bisa belajar bertani, beternak, atau membudidayakan ikan sebagai bekal kemandirian di masa depan,” jelasnya.
Ia juga mendorong pengurus panti untuk membentuk kelompok tani santri yang nantinya dapat berkoordinasi dengan Korcam TMI Tenayan Raya guna memperoleh pendampingan, pelatihan, bantuan bibit, CPCL (Calon Petani Calon Lahan), hingga dukungan alat dan mesin pertanian.
“Harapannya, ini menjadi langkah awal lahirnya santri-santri mandiri yang religius, produktif, dan memiliki keterampilan pertanian yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Tani Merdeka Indonesia menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir dalam aksi sosial seremonial, tetapi juga membangun kolaborasi berkelanjutan guna mencetak generasi muda yang mandiri, religius, dan berdaya saing melalui penguatan sektor pertanian.
Ketua Yayasan Panti Asuhan Al-Fath, Ustadz Ja'far, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan jajaran Tani Merdeka Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang luar biasa ini. Bantuan ini bukan hanya memberi kebahagiaan bagi anak-anak panti, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus membangun kemandirian yayasan,” ungkapnya.
Ia menyambut baik gagasan pembentukan kelompok tani santri dan berharap program tersebut dapat menjadi awal kolaborasi jangka panjang.
“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut, sehingga anak-anak asuh di sini tidak hanya tumbuh dengan bekal ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan pertanian dan jiwa mandiri sebagai bekal menghadapi masa depan,” tuturnya.
Kegiatan yang berlangsung di halaman masjid panti asuhan itu ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama jajaran pengurus DPD TMI Kota Pekanbaru, pengurus Korcam, pengurus yayasan, serta para santri.