Ingat Bagi Warga Kampar : Buang Sampah Sembarangan Denda Rp. 1 Juta dan Kurungan 15 Hari

Dibaca: 458 kali  Senin,20 Februari 2017 | 22:14:48 WIB
Ingat Bagi Warga Kampar :  Buang Sampah Sembarangan Denda Rp. 1 Juta dan  Kurungan 15 Hari
Ket Foto : Kasi pengolahan sampah, meninjau sampah yang berserakan di jalan

BANGKINANG-Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kampar, Awang Sagita menegaskan, saat sekaran Kabupaten Kampar sudah memiliki Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah. Perda itu Nomor 23 Tahun2009.

"Buang sampah sembarangan, denda Rp. 1 juta, kurungan 15 hari," tegas Awang, Senin (20/02) sembari menjelaskan, setiap orang dikenai sanksi jika terbukti membuang sampah di trotoar, badan jalan dan parit jalan.

Menurut dia, Satuan Polisi Pamong Praja Kampar pernah mengamankan dua pelanggar Perda. Kedua orang itu ditangkap di wilayah Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang.

"Sebenarnya dengan Perda ini, diharapkan kesadaran masyarakat. Jangan buang sampah di jalan. Karena membuat buruk lingkungan jadinya," kata Awang. 

Ia juga  mencontohkan, di Jalan Raya Bangkinang-Pekanbaru Desa Rimbo Panjang yang sempat menjadi tempat bertumpuknya sampah."Sehingga tidak enak dilihat oleh mata dan aromanya,"ungkapnya.

Awang menuturkan, warga sekitar, khususnya di perumahan, membuang sampah di pinggiran jalan. Menurut dia, tumpukan sampah di lokasi itu telah dibersihkan.

Meski begitu, Awang mengakui, pemerintah belum menyediakan TPS di sekitar perumahan. Meskipun ada TPS, kata dia, sarana pengangkut belum menjangkau seluruh pemukiman Kampar. Selain itu, pihaknya juga belum memberlakukan pungutan retribusi sampah terhadap rumah tangga. Selama ini, ia menambahkan, retribusi hanya diberlakukan terhadap pedagang pasar.

Awang berujar, dalam waktu dekat, pihaknya akan membahas solusi memecahkan masalah sampah dengan camat. Menurut dia, para Ketua RT dan RW akan dikumpulkan.

"Bagaimana kalau dibangun TPS? Bagaimana sistem penjemputannya?," ujarnya.

Awang juga  mengatakak, APBD belum mengalokasikan penambahan sarana di anggaran pengelolaan sampah tahun2017. "Seperti kendaraan roda tiga untuk menjangkau penjemputan sampah dari pemukiman yang sempit dan pembangunan TPS,"sebutnya. 


Penulis : Aulia

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
indragiri