Ketua KPPS Ketangkap Tangan Berbuat Curang

Dibaca: 551 kali  Rabu,15 Februari 2017 | 15:30:00 WIB
Ketua KPPS Ketangkap Tangan Berbuat Curang
Ket Foto : Ketua KPPS Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Indra Sadri, saat diperiksa Kasat Reskrim AKP Bambang Dewanto dan Kasi Pidum Kejari Kampar Herlambang Saputro di Kantor Panwas Kampar

BANGKINANG-Aksi  Ketua KPPS Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Indra Sadri yang dinilai mengotori jalannya proses pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Kampar berlanjut proses hukum. 

 

Pasalnya pada saat jalannya proses pencoblosan kertas suara Rabu(15/02) sekitar pukul 09.30 WIB , ketua KPPS Desa Kumantan tersebut ketangkap tangan oleh salah satu saksi paslon berbuat curang. Indra Sadri diduga menggelumbungkan salah satu suara paslon dengan mencoba memasukan kertas suara yang sudah dicoblos sebanyak 4(empat) lembar kertas suara masing-masing 1 kertas suara ke dalam masing-masing kotak suara.

 

Berita mengenai dugaan kecurangan oleh KPPS yang berlangsung di TPS 3 MTS pondok pesantren Mu"allimin Muhammadiyah RT/RW 04/04 ini langsung menyebar. Ketua KPU, panwas kabupaten, Kapolsek Bangkinang Kota beserta anggota koramil Bangkinang Kota langsung turun ke TPS lokasi kejadian kemudian menahan Ketua KPPS.

 

Dalam pemeriksaannya Indra Sadri mengaku salah dan siap diproses hukum. Namun beliau sempat berkilah dengan mengatakan bahwa aksi curangnya tersebut adalah proses mewakili istri dan kedua anaknya yang tidak dapat mencoblos karena berhalangan hadir. 

 

"Saya ini mantan Sekretaris KPU Kabupaten Kampar, jadi Saya ini tahu aturan" kata Indra Sadri saat menjalani proses introgasi.

 

Proses pemilihan suara pilkada Kampar TPS 3  Desa Kumantan yang sudah berlangsung sebanyak 184 x pencoblosan ini terpaksa harus dihentikan oleh ketua KPU Kampar Yatarullah S.Ag, S.H, M.Hum dalam konferensi pers nya dengan sejumlah awak media. 

 

"Setelah kita mengadakan koordinasi dengan pihak Panwas Kabupaten, Kapolsek , Koramil, Camat dan jajarannya, maka Kami sampaikan bahwa proses pemilihan suara dihentikan dan kertas suara yang sudah dicoblos dibatalakan. Untuk diselanjutnya akan dilaksanakan pemungutan Suara Ulang (PSU) besok pada hari Kamis tanggal 16 Februari 2017 dimulai pukul 07.30 WIB di tempat cucian mobil muamilin" ujarnya.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Aprijon anggota Panwas Kabupaten Kampar. Beliau mengharapkan agar kejadian ini jangan terulang kembali karena mencederai demokrasi.

 

Kapolsek Bangkinang Kota Aiptu Banwil yang langsung turun ke TKP juga turut berkomentar dengan mengatakan, untuk sementara Ketua KPPS Kami tahan dan akan kita proses, penegakan hukum akan ditegakan. "Dan kepada masyarakat supaya besok melakukan pemungutan suara ulang di depan tempat cucian mobil muamilin,"ujarnya.

 

Di lain pihak, masyarakat yang yang sudah mencoblos dan yang akan mencoblos merasa kecewa dengan peristiwa ini, pasalnya mereka sudah datang ke TPS namun tidak dapat melakukan pencoblosan. 

 

"Saya sudah capek-capek datang ke siko, habis waktu, malah disuruh besok pemungutan suara ulang," imbuh salah satu warga berinisial N.

 

Penulis : Jevry Valdano

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri