PENANGKARAN RING NGGO-NGGO DARI HOBI MENJADI BISNIS

Dibaca: 526 kali  Selasa,10 Januari 2017 | 17:29:42 WIB
PENANGKARAN RING NGGO-NGGO DARI HOBI MENJADI BISNIS
Ket Foto : penangkaran burung

KUANSING_HALOBISNIS.COM- Dunia hoby burung berkicau semakin lama semakin berkembang, perburuan burung berkicau dialam terbuka juga semakin menjadi-jadi. Namun sayang perburuan yang tidak memandang kelangsungan kelestarian burung tersebut membuatnyan menjadi langka, terutama burung Murai Batu yang menjadi burung andalan di Sumatera Khusunya Medan, Riau dan Sumatera Barat.

 

Oleh sebab itu diperlukan tangan-tangan kreatif untuk menjaga kelestarian burung tersebut, seperti yang dilakukan Herman Jaya dengan membuka penangkaran yang diberi nama Penangkaran Nggo-Nggo yang juga memakai Ring Nggo.Nggo.

 

Penangkaran Ring Nggo-Nggo yang bertempat di Desa Suka Maju, Kecamatan Kuantan Singingi, Kabupaten Kuansing  Provinsi Riau ini sudah tidak asing lagi bagi kicau mania Riau.Saat dikunjungi MediaBnR.com beserta Ketua Divisi Penangkaran BnR Riau Tony Dewa dikediamannya, Herman menunjukkan langsung lokasi penangkaran yang ada di 2 tempat namun masih dalam satu desa.

 

Untuk menjalani usahanya ini, Herman tidak terlalu banyak mendapat kendala, mulai dari proses penjodohan yang selama ini menjadi momok bagi penangkar sepertinya tidak ditemui oleh penangkar satu ini. Terbukti kecocokan tangan yang membuatnya semua berjalan lancar. “alhamdulillah mulai dari awal kita tidak begitu mendapat permasalahan dalam memulai usaha ini. Mungkin ibarat kata orang tangannya cocok ya…” ungkap Herman sambil tersenyum

 

Pria yang masih tergolong Muda yang juga pengusaha sawit ini  sudah menekuni usahanya selama 1 tahun tepatnya dimulai januari 2016. Saat ini telah menjual anak burung murai batu di atas 15 ekor satu bulan dengan harga Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta per-ekor tergantung trah nya. “ Ya kita jual berbeda , kalau kawan-kawan mungkin lebih murah lah, jadi harganya fleksibel lah”Ungkap herman kepada MediaBnR.

 

Dari hasil penangkaran tersebut, Herman bisa mendapatkan penghasilan minimal 15 jt sampai 20 jt setiap bulannya dari 11 indukan yang sekarang ditangkarkannya. Sementara biaya pakan sebulan untuk semua burung berkisaran 4 jt rupiah. Terbukti memang usaha penangkaran juga dapat sangat mendukung perekonomian.

 

Herman menjelaskan dari 11  indukan yang sedang produktif saat ini terdapat Indukan dari Pasaman, Medan, aceh dan Juga Trah Riau sendiri yaitu Murai Batu Kuntu. “Dari 11 indukan ini ada 4 indukan yang merupakan trah Juara. “Khusus ini harganya mungkin lebih mahal”ungkap Herman saat bercengkrama denga ketua Divisi Penangkaran tony Dewa.

 

Dengan fasilitas kandang yang bagus membuat penangkaran  nggo-nggo ini berkembang dengan pesat, kedepannya herman berniat akan menambah lagi kandang penangkaran. “Memang serius, terlihat dari fasilitas kandang yang bagus, ini baru niat menangkar”Celetuk Tony Dewa sambil tersenyum.

 

Untuk pemasaran herman juga tidak mengalami kendala, kepada MediaBnR herman mengatakan hasil dari tangkarannya selain sudah menyebar disekitar Riau juga sudah sampai ke Medan, Solo bahkan Semarang. Selanjutnya Herman berniat akan bergabung di Ring BnR Community denga memakai ring BnR khusus untuk Trah Juaranya. “ Kedepan saya akan coba pakai ring BnR, tapi khusus untuk trah Juara” Ungkap Herman kepada Tony Dewa menutup percakapan.

 

Penulis: M.Ikbal 

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri