Mantap..TNI dan Polri, Ajarkan Wartawan Kampar Latihan Nembak

Dibaca: 480 kali  Kamis,29 Desember 2016 | 17:38:23 WIB
Mantap..TNI dan Polri, Ajarkan Wartawan Kampar Latihan Nembak
Ket Foto : latihan nembak di Batalyon 132 Kampar

BANGKINANG KOTA- Puluhan wartawan yang bertugas Kabupaten Kampar diajarkan latihan nembak di Batalyon 132, pada hari Rabu (28/12/2016).

 

Pantauan www.halobisnis.com, dalam momen latihan nembak tersebut, para awak media ini diajarkan cara posisi berdiri dan  memegang senjata yang benar serta memasukan peluru.

 

"Tolong kawan-kawan Polri dan wartawan kita ini diajarkan cara memegang senjata yang benar agar nanti tidak terkejut,"ujar Danyon 132 Bima Sakti Letkol Inf Nurul Yakin yang didamping Kasdim Mayor Inf Harmen Koto.

 

Ia juga mengatakan, senjat yang dipergunakan Polri sangat beda dengan TNI punya. Jadi harus hati-hati menggunakannya dan juga menggenggamnya.

 

"Banyak perbedaan senjata yang dipergunakan, jadi bagi yang belum pernah mencobanya harus di tujukkan,"tuturnya, sembari mengatakan acara ini juga sebagai langkah silaturahmi TNI- Polri dan kawan-kawan wartawan.

 

Harapannya kata Danyon 132, dengan pelatihan menembak ini teman-teman wartawan bisa turut dalam bela negara nantinya. 

 

"Sehingga jika diperlukan oleh negara sudah ada bekal ilmu dalam memegang sejata api,"pungkasnya, juga mengharapkan sahabat pers juga dapat mempublikasikan setiap kegiatan TNI terutama Batalyon 132.

 

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata, Sik mengungkapkan dengan adanya kemitraan TNI-Polri beserta Pers ini bertujuan agar nanti wartawan mendapatkan berita semua kegiatan.

 

"Jadi dimulai dengan silaturahmi ini, pers bisa dengan mudah menjalin komunikasi. Sehingga hal-hal yang tidak diketahui bisa dengan mudah didapat. Karena dengan adanya pers ini masyarakat tahu bahwa TNI-Polri itu sahabat masyarakat,"ujarnya, berharap mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan.

 

 

Penulis : Aulia

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
indragiri