Kadis Pertanian Kampar, Henri Dunan : Saya Dibilang Cari Muka ?

Dibaca: 892 kali  Jumat,21 Oktober 2016 | 10:05:08 WIB
Kadis Pertanian Kampar, Henri Dunan :  Saya Dibilang Cari Muka ?
Ket Foto : Kadis Pertanian Henri Dunan

BANGKINANG KOTA- Kadis Pertanian Kabupaten Kampar Henri Dunan, kesal dibilang cari muka dan apa  yang telah dilakukan itu disebut banyak kebohongan oleh NGO LIRA Kampar. 

"Dari mana dasar mereka mengatakan dirinya cari muka dan apa yang saya lakukan itu bohong. Padahal saya sudah berusaha sebaik mungkin untuk bekerja,"tuturnya, Jum'at (21/10/2016).

Untuk masalah bawang merah kampar yang beredar di Kampar, kata Hendri Dunan. Dirinya punya saksi bawang itu sudah pernah dipasarkan di Kampar. 

"Namun kebanyakan pedagang pasar, yang mengambilnya, selalu saja menyebutkan bawang itu berada dari luar daerah, bukan dari Kampar. Dan hal itu supaya harga bisa mahal,"tuturnya.

Untuk mengenai penyebaran bawang kampar tentunya tidak bisa menjamin. Karena apakah itu berhasil atau tidaknya, tergantung dari petani yang merawatnya.

"Terkadang ada gangguan dalam proses penanaman dari hama penyakit dan itu tidak bisa dihindari oleh para petani,"ujarnya.

Jadi dengan begitu kata Kadis Pertanian, dirinya tidak bisa menjamin ketersedian bawang dan cabe dari Kampar. 

"Karena banyak faktor penyebabnya ketika apa yang kita lakukan tidak berhasil dengan baik. Untuk itu jangan disalahkan kita secara serta merta,"ujarnya lagi.

Sedangkan beredar bawang dari luar dan mengenai harganya, kata Hendri. Tentu dirinya tidak bisa melakukan. Karena itu bukan tugasnya untuk mengontrol bawang dari luar dan soal harganya. 

"Kalau soal ketersedian bawang dan barang pertanian dari luar daerah serta harganya itu tugas dinas yang lain bukan dirinya,"ujarnya.

Namun dalam hal ini katanya, yang dirinya lakukan bagaimana untuk membina para petani dan berusaha mewujudkan Kampar menjadi sentral pertanian. 

"Saya hanya berusaha agar Kampar dapat menjadi Swasembada beras, cabe dan bawang. Dan juga pertanian lainnya bisa di bangkitkan,"pungkasnya.



Penulis : Aulia

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri