Harga Cabe dan Bawang Melonjak, LIRA Kampar: Program Kadis Pertanian Kampar, Hanya Cari Muka?

Dibaca: 619 kali  Kamis,20 Oktober 2016 | 10:18:09 WIB
Harga Cabe dan Bawang Melonjak, LIRA Kampar: Program Kadis Pertanian Kampar, Hanya Cari Muka?
Ket Foto : harga cabe dan bawang merah melonjak

BANGKINANG KOTA- Harga sebagian sembako rumah tangga di Kota Bangkinang mulai melonjak dratis, seperti halnya Cabe Merah di Pasar mencapai Rp. 100 ribu dan Bawang Merah mencapai Rp.40 ribu.

Demikian disampaikan ibu rumah tangga  Yeni (32) yang sehari-hari belanja di pasar atas Jalan Sisingamangaraja. "Udah hampir seminggu ini harga cabe dan bawang terus naik, "ujarnya, Kamis (20/10/2016).

Ia juga menyebutkan, dirinya yang hanya buka usaha kantin, bisa rugi kalau harga sembako tidak stabil. "Tidak mungkin saya  menaikan harga penjualan nasi goreng dan nasi ramas. Sebab bisa lari pelanggan saya nantinya,"ujarnya lagi.

Hal senada dibenarkan oleh Tatik (38), mengenai kenaikan harga cabe dan bawang di pasar bangkinang. "Udah dalam berapa hari ini harga cabe dan bawang tidak stabil, malah harganya cendrung naik terus,"pungkasnya.

Dengan adanya kejadian ini Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kampar, R.Ali.H mempertanyakan program yang dilaksanakan Dinas Pertanian Kampar di Pimpin Henri Dunan.  Sebab dalam berapa kegiatan Bupati Kampar yang terbit di beberapa media massa, sudah banyak petani cabe dan bawang dan malahan katanya kampar  swasembada cabe dan bawang.

"Berarti dengan begitu Dinas Pertanian Kampar, bisa dibilang berhasil dalam menjalankan programnya. Namun kenyataannya semua terbalik, justru harga cabe dan bawang malah melonjak, "ujarnya.

Kalau memang program yang dijalankan itu benar berjalan dan memang sudah banyak petani cabe dan bawang. Harusnya masyarakat tidak menjerit dengan kenaikan harga sembako tersebut. "Berarti Dinas Pertanian Kampar,  melakukan kebohongan saja selama ini di media massa,"tuturnya.

Oleh karena itu kata Bupati LIRA, dirinya berasumsi Kepala Dinas Pertanian Kampar ini, hanya untuk mencari muka saja kepada Bupati Kampar. 

"Karena apa yang di kerjakanya tidak ada yang berjalan dengan baik. Karena dengan naiknya harga Cabe dan Bawang itu sudah bukti Petani Cabe dan Bawang yang selama ini digembor-gemborkan tidak berhasil dibina dengan baik,"tegasnya.


Penulis : Aulia 

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
indragiri