Bimtek 80 Kades Kampar Gunakan ADD

Ditanya Melanggar Permendes No 21 Tahun 2015, Kepala BPMPD Kampar: Banyak Aturan Yang Mengaturnya

Dibaca: 724 kali  Senin,03 Oktober 2016 | 11:47:32 WIB
Ditanya Melanggar Permendes No 21 Tahun 2015, Kepala BPMPD Kampar: Banyak Aturan Yang Mengaturnya
Ket Foto : add desa

BANGKINANG KOTA- Diduga Bimbingan Teknis (Bimtek) 80 Kepala Desa Kabupaten Kampar di Jakarta. Dengan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD), menyalahi Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 21 Tahun 2015, tentang prioritas penggunaan Dana Desa hanya untuk Pembangunan dan Pemberdayaan Rakyat Desa.

Namun anehnya Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kampar, Surya Budhi, mengatakan banyak aturan yang mengatur hal tersebut. 

"Sangat banyak aturannya yang memperbolehkan Kades,"cetus mantan Kabag Hukum Pemda Kampar ini, yang tidak bisa menyebukan apa aturan yang memperbolehkan, saat dihubungiwww.halobisnis.com, Senin (03/10/2016).

"Masakan untuk menambah ilmu pengentahuan saja tidak bisa, itukan gunanya agar mereka (Kades.red) bisa bertambah pintar,"cetusnya lagi.

Surya Budi juga menambahkan, untuk keberangkatan mereka itu sudah di programkan dan tertuan di ADD. "Jadi tidak ada yang salah dan dilanggar mereka,"tuturnya.

Sedangkan saat ditanya anggaran Bimtek tersebut, Surya Budhi,mengatakan Bimbingan Teknis (Bimtek) 80 Kepala Desa Kabupaten Kampar di Jakarta. Dengan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD), anggarannya Rp.4.200.000, perkades.  

"Tidak banyak yang kita minta dari para Kades, untuk mengikuti Bimtek itu anggaranya hanya Rp.4.200.000, persetiap Kades,"ujarnya.



Penulis : Aulia

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
indragiri