Wakil Bupati Kampar : Inilah Mereka Yang Harus Bertanggungjawab, Terhadap Kridit Macet BPR Sari Madu

Dibaca: 1448 kali  Jumat,30 September 2016 | 05:07:54 WIB
Wakil Bupati Kampar : Inilah Mereka Yang Harus Bertanggungjawab, Terhadap Kridit Macet BPR Sari Madu
Ket Foto : bpr sarimadu kampar

BANGKINANG KOTA- Terkait  kridit macet mencapai ratusan miliar yang terjadi di Bank BPR Sari Madu, Plat merah milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kampar. Banyak pihak  bertanggungjawab atas masalah tersebut dengan memperbolehkan mengucurkan kembali dana bergulir yang menjadi temuan BPK-RI.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Kampar H. Ibrahim Ali, kepadawww.halobisnis.com, Kamis (29/09/2016) kemarin.

Menurutnya, pihak yang harus bertanggungjawab atas masalah yang muncul itu adalah 'DPRD Kampar, Bupati Kampar, Sekda Kampar, Dinas Terkait dan Kabag Ekonomi Pemda Kampar'. "Karena sampai sekarang ini setahu saya belum ada yang bisa dikembalikan dari dana bergulir yang berimbas kridit macet,"pungkasnya.

Dalam hal ini Sekda Kampar dan Kabag Ekonomi harus bertanggungjawab juga. Karena mereka punya peranan terhadap pencairan dana tersebut. Sebab sampai saat ini setahu dirinya belum ada dana bergulir itu di kembalikan. 

"Jadi mereka tidak bisa lepas tangan begitu saja, tanpa dari mereka ini bagaimana bisa cair,"sebutnya.

Ibrahim Ali mengungkapkan dari beberapa orang yang mendapat pinjaman dana bergulir yang bercerita kepadanya, mereka itu mendapat bantuan dana bergulir tersebut tidak mendapat sepenuhnya, karena ada yang potongan dari oknum tertentu. 

"Jadi bagaimana mereka mengembalikan dana tersebut, karena mereka sudah terbebani juga oleh utang dan ditambah lagi pinjaman yang diberikan tidak bisa dikembangkan secepatnya. Karena banyak faktor penyebabnya, "tuturnya.

Ibrahim Ali, juga menyampaikan sayang dengan masalah ini tidak pernah ada yang memberitahukan kepadanya. 

"Saya tahunya sudah jadi masalah saja dengan dana bergulir ini. Padahal pada masa, kepala Inpektorat Nazarudin selalu melaporkan setiap timbul masalah. Dan dia mintak dicarikan solusinya agar ini bisa terselesaikan, "sebutnya.

Namun di bawah kepemimpinan kepala Inspektorat Helmi Sukro, peranan Wakil Bupati Kampar di hilangkan begitu saja. 

"Mereka menganggap saya tidak perlu tahu, dengan temuan itu, padahal kalaupun mereka mintak solusi tentu ada jalan yang bisa saya berikan. Oleh karena itu mereka ini harus bertanggungjawab atas masalah yang terjadi,"sebutnya lagi.

Yang perlu di ketahui kridit macet dana Bergulir yang salurkan melalui BPR Sari Madu, seperti sudah disengaja oleh mereka. 

"Karena BPK-RI sudah ada temuan sebelumnya, namun ternyata masih tetap diulagi lagi. Jadi ini memang sudah jelas ada maksud untuk melalukan penyimpangan anggaran, meskipun modusnya untuk masyarakat,"pungkasnya.

Oleh karena itu sudah selayaknya para penegak hukum menyelidiki semua masalah kridit macet dana begulir di BPR Sari Madu. "Tetapi yang kita sayangkan penegak hukum sama sekali diam saja untuk masalah ini,"cetusnya.


Penulis : Aulia

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
indragiri