Penguatan Rupiah, Mulai Dinikmati Masyarakat

Dibaca: 280 kali  Rabu,28 September 2016 | 16:33:08 WIB
Penguatan Rupiah, Mulai Dinikmati Masyarakat
Ket Foto : rupiah stabil

 

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai masyarakat secara keseluruhan menikmati keuntungan dari penguatan rupiah meskipun dari sisi anggaran terdapat implikasinya.
 
Dari sisi APBN, dia menilai pergerakan rupiah sampai akhir tahun akan memengaruhi penghitungan pemerintah dari penerimaan rupiah terutama dari ekspor dan perdagangan komoditas yang perlu diwaspadai.
 
Namun, hal yang positif dari kondisi tersebut yaitu inflasi lebih stabil karena imported inflation, inflasi yang disebabkan adanya perubahan harga di luar negeri dan atas perubahan nilai tukar, menjadi sangat rendah.
 
"Kita mengelola APBN yang setiap hari harus mengelola dengan dinamika itu. Tapi arah yang positif ini atau kita sebutkan adanya konfirmasi dari reaksi masyarakat dari jumlah modal yang masuk, persepsi, dan kepercayaan," katanya saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (27/9/2016).
 
Dia menuturkan situasi dari perekonomian di Amerika Serikat yang mana sejumlah indikator ekonomi tidak kuat memberi ruang keuntungan bagi peningkatan kepercayaan terhadap kondisi ekonomi di Indonesia. Hal itu terlihat dari derasnya aliran modal yang masuk ke dalam negeri ditambah dengan berjalannya program Tax Amnesty.
 
Bank Indonesia melaporkan dana asing yang masuk ke Indonesia hingga pertengahan bulan ini mencapai Rp150 triliun atau lebih besar dari keseluruhan tahun lalu sebesar Rp50 triliun.
 
Dia mengatakan aliran modal yang cukup kuat, persepsi positif terhadap perekonomian, dan kepercayaan masyarakat itu menjadi suntikan bagi pemerintah untuk terus memberikan kebijakan yang pruden sehingga memberikan dampak positif ke pelaku usaha dan masyarakat luas.
 
"Ini memberikan dampak positif dari sisi pelaku usaha, masyarakat luas yang mendapatkan keuntungan dari kekuatan ini. Market ini juga menimbulkan dampak positif terhadap indikator-indikator ekonomi yang harus juga dikelola dengan hati-hati," ucapnya.
 
 
Sumber : Bisnis.com
Editor     : Yani
Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
indragiri