LIRA Kampar : Zuher dan Aziz Zainal Sama Dipermalukan Saat Mendaftar di KPU Kampar, Tapi Ada Bedanya

Dibaca: 1865 kali  Kamis,22 September 2016 | 06:17:40 WIB
LIRA Kampar : Zuher dan Aziz Zainal Sama Dipermalukan Saat Mendaftar di KPU Kampar, Tapi Ada Bedanya
Ket Foto : pilkada

BANGKINANG KOTA- Pendaftaran pasangan Calon Bupati Kampar Zulhe-Dasril dan Aziz- Catur Sugeng, kemarin Rabu (21/09/2016) sama-sama dipermalukan oleh salah satu Partai Koalisi yang medukung mereka.

Demikian disampaikan oleh Ketua Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kampar, M. Ali H,  menurutnya seperti halnya Zulher- Dasril yang di permalukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari kubu Djan Faridz. Meskipun mereka berkoar koar bahwa mereka menang di Mahkamah Agung (MA) 

"Namun tetap tak ada gunanya koar-koar, Ketua PPP Kampar Djan Faridz Marzuki Malik. Karena buktinya tetap KPU Kampar, berlandasan aturan berlaku yang di sahkan Menkumham yaitu PPP Romahurmuziy ,"katanya, Kamis (22/09/2016).

Sedangkan kesalahan dari Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kampar Zulher-Dasril sendiri, harusnya dia tahu mengenai aturan yang berlaku di KPU bukan sembarang comot partai yang mau berkoalisi. Sehingga menyebabkan dirinya malu sendiri saat mendaftar. 

"Itulah akibat tidak adannya krocek terlebih dahulu, menyebabkan malu baginya, "tuturnya.

Untuk  Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kampar Aziz Zainal- Catur Sugeng, kata Ketua LIRA Kampar, mereka nyaris saja dipermalukan dengan tidak diterimanya Partai Golkar sebagai partai pengusung. 

Hal itu disebabkan tidak hadirnya salah seorang pengurus yaitu Sekretaris DPD Golkar Kampar Eka Sumahamid untuk menandatangani surat di KPU Kampar. "Karena menurut KPU Kampar sebelumnya itu adalah suatu syarat, yang mana harus ditandatangani Ketua dan Sekretaris Partai, "ujarnya.

Untungnya  Aziz Zainal- Catur Sugeng, katanya. KPU Kampar melakukan konsultasi terlebih dahulu ke Devisi Hukum KPU Provinsi Riau apakah aturan itu wajib atau tidak. 

"Sehingga hasil dari kosultasi tersebut di perbolehkan, namun harus ada berita acaranya. Sehingga pasangan ini tidak jadi dipermalukan saat mendaftar di KPU Kampar,"sebutnya.

Tetapi dalam masalah ini, dampak yang bisa kita lihat adalah didalam tubuh Golkar Kampar ada miskomunikasi sesama pengurus. Sehingga salah seorang pengurus inti seperti Eka Sumahamid tidak hadir atau tidak sengaja tidak di undang. 

"Jadi kalau masalah ini terus dipelihara didalam tubuh Golkar, akan membuat masalah nantinya dalam memenangkan Aziz-Catur,"ujarnya.

Namun kalau ini adalah sifat yang disengaja oleh Eka Sumahamid. Karena tidak mendukung Aziz-Catur. 

"Harusnya Golkar memberikan tindakan tegas terhadapnya, karena nyaris saja KPU mencoret Golkar dari partai koalisi. Tetapi untung saja KPU Kampar berkonsultasi KPU Riau, sehingga bisa diterima. Dan mudah-mudahan itu bukan disengaja oleh Eka Sumahamid," pungkasnya. 


Penulis : Aulia

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
indragiri