Ketua Panwas Kampar, Terpaksa Minjam dan Rogoh Kocek Sendiri Untuk Bentuk Pengawasan Pilkada

Dibaca: 752 kali  Sabtu,06 Agustus 2016 | 16:23:21 WIB
Ketua Panwas Kampar, Terpaksa Minjam dan Rogoh Kocek Sendiri Untuk Bentuk Pengawasan Pilkada
Ket Foto : Panwas Pemilihan Kepala Daerah

 

BANGKINANG KOTA- Sudah memasuki Agustus 2016,  Panitia Pengawasan (Panwas) Kabupaten Kampar, belum mendapatkan kejelasan uang anggaran dari Pemerintah untuk mereka bekerja dalam melaksanakan pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kampar, agar berjalan tanpa ada kecurangan.
 
Sampai sekarang, kata Ketua Panwas Kabupaten Kampar Martunus Rahmad, dirinya masih merogoh kocek pribadi dan juga meminjam uang  agar kegiatan Panwas berjalan sesuai dengan harapan.
 
"Untuk sewa Kantor, perlengkapan kantor dan keperluan merekrut Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam) saja saya harus gunakan uang pribadi dan bahkam meminjam. Belum lagi yang akan dihadapi nanti pembentukan Panitia Pengawas Lapangan (PPL). Hal ini dikarenakan Panwas Kampar belum ada anggaran yang turun dari Pemerintah, untuk mendanainya,"ujarnya, Sabtu (06/08/16).
 
Martunus juga menyebutkan, sebelumnya anggaran di APBD murni yang disetujui Pemerintah Daerah (Pemda) Kampar untuk Panwas Kampar sebesar Rp.5 Milyar. Namun anggaran itu belum mencukupi, untuk tugas beras yang kita emban. Makanya kita meminta tambahan Rp.10 Milyar.
 
"Jadi saat ini prosesnya anggaran Panwas Kampar,  masih berada di BAPEDA dan DPPKA. Sedangkan kapan anggaran itu akan cair dan berapa besarnya akan didapat kita belum tahu sama sekali,"ungkapnya.
 
Dalam mengahadapi masalah anggaran ini juga, kata Ketua Panwas Kampar. Dirinya sudah berkordinasi terhadap Bawaslu Riau untuk mendesak Pemda Kampar agar anggaran dapat cepat cair sesuai yang diharapkan.
 
"Karena dibulan September 2016 ini, gaji para pegawai Panwas, Panwascam dan PPL yang bekerja harus dibayarkan. Oleh sebab itu masalah ini sangat genting sekali,"pungkasnya.
 
Namun, dalam hal in kata Martunus. Kalaulah Pemda Kampar tidak bisa memenuhi di angka anggaran Panwas Kampar sebesar Rp. 10 Milyar. Dirinya berharap anggaran itu bertambah. "Supaya kinerja Panwas dapat bekerja maksimal dan bukan bekerja apa adanya,"pungkasnya.
 
 
Penulis : Aulia
Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri