Kasi Datun : Kalau DPPKA Kampar Tidak Ada Kepentingan, Jangan Takut Untuk Menarik Aset Pemda di P4S

Dibaca: 847 kali  Jumat,22 Juli 2016 | 06:32:57 WIB
Kasi Datun : Kalau DPPKA Kampar Tidak Ada Kepentingan, Jangan Takut Untuk Menarik Aset Pemda di P4S
Ket Foto : Kejari kampar

BANGKINANG- Dengan adanya wacana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar. Untuk melakukan penataan aset daerah termasuk aset yang berada di lokasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Karya Nyata di Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu.

Untuk hal ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, melalui Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Agung Irawan SH.MH, mengatakan akan siap membantu untuk melakukan penarikan aset daerah, termasuk di P4S Kubang Jaya. Oleh karena itu Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Daerah Kampar tidak perlu takut melaksanakannya.

"Selama itu sesuai prosedur mari kita lakukan bersama untuk melakukan penataan aset daerah, termasuk menarik aset daerah yang di miliki orang lain ataupun mantan pejabat,"ujarnya Jum'at (22/07/16).

Ia menyebutkan, dalam penataan aset daerah ini memang sudah menjadi tugas DPPKA Kampar untuk melakukannya.

"Jadi kenapa harus ragu dan takut dalam menjalankannya. Kecuali jika kepala DPPKA Kampar yang menjabat sekarang ada kepentingan lain, sehingga takut melakukannya itu baru jadi pertanyaan dan DPRD Kampar wajib untuk memanggilnya, "sebutnya.

Agung, juga memberikan apresiasi kepada wakil rakyat kampar, yang mau mensuarakan penataan aset daerah Kampar, yang selama ini tidak jelas keberadaannya. " Saya berharap ini jangan hanya menjadi gertak di media massa saja, tetapi harus dijalankan sesuai ucapan,"pungkasnya.

Selain itu DPPKA Kampar, kata Agung. Beperan penting dalam masalah aset ini, karena penyebap Kabupaten Kampar mendapatkan opini penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK-RI itu disebabkan DPPKA dan Inspektorat Kampar  tidak menjalankan fungsinya. Sehingga Kabupaten Kampar malah mendapat WDP selama di Kepemimpinan Bupati Kampar H. Jefri Noer.

"Harusnya DPPKA dan Inspektorat Kampar ini malulah, sebab mereka ini di percaya Bupati, tetapi malah tidak menjalankan fungsinya selaku pejabat berwenang. Untuk itu sebagusnya Bupati Kampar menegur anak buah mereka yang tidak menjalankan tugas dengan baik,"harapnya.



Penulis : Aulia
 

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri