Bupati Kampar Safari Ramadhan di Kampung Lele

Dibaca: 750 kali  Jumat,24 Juni 2016 | 17:34:29 WIB
Bupati Kampar Safari Ramadhan di Kampung Lele
Ket Foto : Bupati Kampar H, Jefri noer, memberikan tausiah saat Safari Ramadhan di Kampung Lele

 

SOLUSI menambah penghasilan ekonomi keluarga nampaknya bisa dari budidaya ikan lele, sama halnya seperti yang dilaksanakan masyarakat Kampung lele di Desa Hangtuah Kecamatan Perhentian Raja ini, warga secara bersama-sama melakukan budidaya ikan lele yang hasilnya sangat menjanjikan.
 
“Permintaan ikan berkumis panjang ini juga semakin meningkat seiring menjamurnya warung-warung makan yang menyediakan menu pecel lele ini. Untuk sekarang ini penghasilan budidaya ikan lele sangat meningkat sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,”
Hal itu disampaikan Bupati Kampar H. Jefry Noer saat melakukan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Kampar di Mesjid Jami’ah Desa Hangtuah Kecamatan Perhentian Raja, Kamis (23/6) malam.
 
Jefry mengatakan, Budidaya ikan lele dikampung lele Desa Hangtuah ini perlu kita tingkatkan dan kembangkan lagi.  Sebenarnya banyak yang bisa kita manfaatkan dari pembudidayaan ikan lele ini.
 
Contoh kecilnya saja ikan lelenya juga bisa kita buat makanan ringan seperti nugget, bakso dan lain-lain. Belum lagi kulitnya bisa juga kita manfaatkan yang bisa kita jadikan kerupuk ikan, dan tulangnya bisa buat tepung. “Sehingga semuanya bisa kita manfaatkan dan tidak ada lagi yang terbuang,”katanya.
 
Untuk itu, Jefry berharap kepada dinas-dinas terkait terus memantau dan membimbing Kampung lele Desa Hangtuah ini. Tentunya dengan budidaya ikan lele ini bisa berdampak positif bagi peningkatan ekonomi warga sekitar untuk memberantas kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh. Peran aktif masyarakat seperti inilah yang harus selalu kita support.
 
Terlepas dari masalah ikan lele, dalam kesempatan itu Jefry juga menyoroti masalah kebutuhan pokok sehari-hari seperti sayur mayur. Seharusnya kita malu, daerah kita subur dan luas tetapi sudah puluhan tahun kebutuhan sayur mayur seperti Bawang merah dan cabe masih kita datangkan dari Provinsi tetangga, padahal semuanya bisa kita tanam di daerah kita ini.
 
 
“Dulu orang sangat pesimis kalau bawang merah tidak dapat tumbuh subur di tanah gambut, khususnya wilayah Kabupaten kampar, buktinya bawang merah juga bisa tumbuh dengan subur di daerah kita, seperti yang kita tanam di Desa Sungai Geringging Kecamatan kampar Kiri, malahan hasilnya lebih bagus yang ada di Brebes,”ungkapnya.
 
Jefry menambahkan, semua ungkapan yang menyatakan bawang cuma bisa tumbuh dengan subur hanya dipulau Jawa terbukti tidak benar. Ternyata di Kampar bawang merah juga bisa tumbuh, bahkan apabila bila dirawat dengan baik sejalan dengan pupuk yang bagus dan PH tanahnya tidak dibawah Enam (6) bisa melebihi produksi dari yang dihasilkan Brebes.
 
Untuk itu, kedepannya kita tidak harus menyuplai kebutuhan sayur mayur lagi dari Provinsi tetangga. “Tanah kita subur dan luas semuanya bisa kita tanam, paling tidak kedepannya Kabupaten kampar sudah bisa swasembada pangan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari,”pungkasnya.
 
 
Tingkatkan Komunikasi Yang Aktif
 
Sekda Kampar Zulfan Hamid mengatakan tujuan safari ramadhan juga berguna untuk memantau langsung laju pembangunan yang ada didesa, sekaligus mendengar langsung keluhan masyarakat mengenai kebutuhan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat desa. 
 
Zulfan Hamid yang juga Sekretaris Daerah juga mengajak orang tua untuk menjaga anaknya dari pengaruh Narkoba, karena Bangsa Indonesia telah masuk kepada Darurat Narkoba, mulai dari tingkat Kabupaten hingga ke tingkat kelurahan ujarnya. 
 
Pengaruh narkoba dapat merusak generasi muda, apabila generasi muda kita rusak, bangsa ini akan mengalami kehilangan generasi, apabila suatu bangsa kehilangan generasi, maka kehancuran bangsa itu tinggal menunggu waktunya saja ujarnya. 
 
Kabupaten Kampar saat ini sedang giat-giatnya memberantas tiga zero, diantaranya zero Kemiskinan, zero pengangguran dan zero rumah-rumah Kumuh, tiga zero dapat terlaksana apabila masyarakatnya ikut mendukung dan menjalankan demi kemakmuran masyarakat Kabupaten Kampar ungkapnya. 
 
 
Selain itu bangsa Indonesia juga telah memasuki era ekonomi Asia, dengan adanya era tersebut persaingan ekonomi semakin terbuka, hal ini membutuhkan peningkatan Sumber Daya Manusia yang unggul, jangan kita hanya menjadi penonton di desa kita, sementara masuknya SDM dari luar mampu berbuat pungkas Zulfan Hamid. 
 
Zulfan Hamid juga mengajak masyarakat untuk mengembangkan diri melalui keikutsertaan program Pemerintah seperti Pelatihan P4s dan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) yang sedang giat-giatnya dilakukan Pemda.(Advetorial) 
Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri