Masalah Koperasi di Desa Terantang

DPRD Kampar, Buru Kadis Koperasi Kampar Yang Lari Dari Tanggung Jawab

Dibaca: 2147 kali  Selasa,10 Mei 2016 | 08:25:15 WIB
DPRD Kampar,  Buru  Kadis Koperasi Kampar Yang Lari Dari Tanggung Jawab
Ket Foto : Kantor DPRD Kampar

BANGKINANG- Hampir 3 jam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kampar, menanti kehadiran pihak dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kampar. Namun tidak ada satupun yang hadir, dalam rapat dengar pendapat terkait  masalah Koperasi Iyo Basamo, di Desa Terantang, Kecamatan Tambang.

Demikian kekecewaan yang disampaikan anggota DPRD Kampar Repol, saat memimpin masalah Koperasi Iyo Basamo di Gedung DPRD Kampar. "Sudah 3 jam, sampai sekarang tidak ada yang hadir dari pihak Pemda Kampar,"ujarnya Selasa (10/05/16).

Ia menyampaikan, dalam rapat yang kedua ini DPRD Kampar sudah menyurati dari pihak Pemda Kampar, melalui Asisten II dan Dinas Koperasi Kampar. " Ternyata yang hadir hanya dari pihak Pemerintahan Kecamatan Tambang saja. Namun dari Asisten II dan Dinas Koperasi sampai sekarang tidak nampak keberadaannya,"ujarnya.

Repol juga mengungkapkan, bahwa dirinya sudah menghubungi Sekretaris Dinas Koperasi Kampar Purwadi. Tetapi dia malah mengatakan, bahwa dirinya tidak ada mendapat surat untuk mewakili. "Sekretaris Dinas Koperasi mengaku, tidak ada surat untuk menyuruh dirinya hadi di dalam Rapat DPRD Kampar,"ujarnya.

Sedangkan M. Faisal, menyebutkan wakil rakyat di DPRD Kampar akan memburu dimana keberadaan Kepala Dinas Koperasi Kampar. Karena dia selaku pimpinan sudah lari dari tanggungjawabnya untuk menyelesaikan masalah Koperasi Iyo Basamo. " Sampai sekarang keberadaannya tidak jelas, bahkan dihubungi kenomor telpon juga tidak aktif,"tuturnya.

Faisal juga menegaskan, dirinya akan siap berhenti sebagai wakil rakyat jika masalah Koperasi Iyo Basamo terantang tidak selesai. "Saya siap berhenti jadi wakil rakyat di DPRD Kampar ini, jika masalah ini tidak tuntas,"ungkapnya didepan masyarakat Desa Terantang yang berada di dalam ruangan rapat Banggar DPRD Kampar.

Selain itu Politisi Partai Gerindra ini, menyebutkan, bahwa dirinya bersama wakil rakyat yang berada di DPRD Kampar ini, akan membawa masalah ini ke Dinas Koperasi Provinsi Riau dan Juga PTPN V. "Bahkan kita wakil rakyat bersama pengurus Koperasi Iyo Basamo, akan ke PTPN yang ada di Pusat serta menemui kementrian BUMN untuk mendudukkan masalah ini biar semuanya jelas,"pungkasnya.

Sedangkan Datuk Mudahar, mengungkapkan harapan agar masalah ini bisa cepat selesai. Karena anak kemanakan sudah sangat terzolimi oleh masalah yang terjadi. "Bahkan untuk makan saja mereka sudah susah, disebabkan selalu dihantui ketakutan akan di buru Polisi. Yang tidak netrak dalam masalah ini, sebab hanya mendengar kata-kata 'Hermayalis',"ujarnya.

Sebagai Pucuk Adat di Kenegerian Terantang, kata Datuk Mudahar. Dirinya akan pasang badan untuk masalah ini, meskipun nyawanya akan menjadi taruhannya. Sebab ini demi keselamatan anak kemanakannya. "Saya tahu yang membuat masalah ini makin runyam, akibat orang no 1 di Kampar ini, untuk itu saya siap mati dalam membela kebenaran,"pungkasnya.


Penulis : Aulia

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
indragiri