Masalah Koperasi Iyo Basamo 'Terantang'

Hendrizal : Ada Konspirasi Dinas Koperasi Kampar, PTPN V dan Hermayalis

Dibaca: 1142 kali  Senin,09 Mei 2016 | 16:29:10 WIB
Hendrizal : Ada Konspirasi Dinas Koperasi Kampar, PTPN V dan Hermayalis
Ket Foto : Tokoh-tokoh masyarakat di Desa Terantang, saat menyampaikan keluhan masyarakat di DPRD kampar
KAMPAR- Rapat dengar pendapat DPRD Kabupaten Kampar, dengan ratusan masyarakat Desa Terantang dan pejabat dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kampar serta Camat Tambang membahas persoalan Koperasi Unit Desa Iyo Basamo , Senin (9/5/2016) berlangsung panas.
 
Saling tuding terjadi dalam hearing yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar M Faisal, ST di ruang Banggar DPRD Kampar tersebut. Ratusan masyarakat Terantang tampak hadir pada hearing ini. Sebagian besar ibu-ibu menggunakan pakaian dan jilbab serba hitam.
 
Diantara anggota DPRD Kampar yang ikut dalam hearing ini adalah Syahrul Aidi Maazat, Repul, Suharmi Hasan, Fahmil, H M Kasru Syam, Yuli Akmal, Hj Hermiati, Arnauli Hutajulu dan Triska Felly. Dari utusan Pemkab Kampar tampak hadir Kadis Koperasi dan UKM Heri Afrizon, Kepala Bidang Koperasi Ibrahim dan Sekretaris Camat Tambang M Salim.
 
Panasnya jalan hearing berlangsung sejak awal. Ketua KUD Iyo Basamo berdasarkan rapat anggota luar biasa pada 11 April 2016 lalu Hendrizal minta Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kampar mengesahkan dan melegalkan hasil rapat anggota luar biasa pada 11 April 2016 lalu karena rapat anggota luar biasa ini sudah berjalan menurut AD ART dan Peraturan Menteri Koperasi Nomor 19 Tahun 2015 tentang tata cara rapat anggota luar biasa.
 
"Kami mengharapkan pemerintah dan Dinas Koperasi dan UKM serta instansi terkait mengakui legalitas pengurus terkait. Tidak ada lagi intervensi pihak tertentu terhadap keberadaan koperasi. Sehingga kebun KKPA bisa dibagikan," ujar Hendrizal.
 
Pada kesempatan itu Hendrizal juga menyesalkan keberpihakan Dinas Koperasi UKM Kampar yang cenderung memihak kepada kubu Hermayalis, mantan Ketua KUD Iyo Basamo. Ia juga menuding Kadis Koperasi dan UKM Kampar Heri Afrizon sering minta duit sejak menjabat sebagai kepala bidang koperasi.
 
Ia juga menyebutkan, ada skenario melengserkan dia selaku ketua KUD. "Ada konspirasi dinas koperasi, PTPN V dan Hermayalis," sebutnya memberi penjelasan kepada wartawan usai pertemuan.
 
Pada kesempatan itu Hendrizal juga minta ke DPRD Kampar mengadakan hearing khusus terkait masalah hukum. "Sangat senjang sekali, masalah penegakan hukum di Terantang," ulasnya.
 
Kecaman dan kekesalan itu juga disampaikan beberapa anggota DPRD Kampar pada hearing ini. DPRD Kampar menilai Pemkab Kampar terkesan sengaja membiarkan persoalan di Terantang berlarut-larut dan ada kesan keberpihakan Pemkab kepada kubu Hermayalis yang memiliki kekuasaan dan uang.
 
 
 
Penulis : Acin
Editor    : Aulia
Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri