Bangkitkan Hasrat Sek, Ibu Kandung Tega Tonton Anaknya Ditindih Ayah Tirinya

Dibaca: 4054 kali  Senin,02 Mei 2016 | 12:28:30 WIB
Bangkitkan Hasrat Sek, Ibu Kandung Tega Tonton Anaknya Ditindih Ayah Tirinya
Ket Foto : ilustrasi korban pencabulan
KAMPAR- Prilaku Ayah tiri JP (25) dan Ibu kandung E (35) Warga Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang , terhadap bocah Melati (9), sungguh lebih dari binatang. Hanya untuk membangkitkan hasrat sex mereka berdua. Bocah (melati.red) harus terlebih dahulu di tiduri ayah tirinya barulah berhubungan badan dengan ibu kandung korban.
 
Demikian disampaikan Kapolsek Tambang AKP. RZ. Siregar, kepada wartawan, Senin (02/05/16) saat diruangan kerjanya.
 
Kapolsek menyebutkan, mengenai kejadian ini diketahui oleh ayah kandung Korban M (45), yang sudah bercerai dengan ibu kandung korban inisial E. "Anak korban bercerita kepada ayahnya, tentang dirinya di perkosa oleh ayah tirinya saat didepan ibunya. Namun ibunya malah membolehkan hal itu dilakukan oleh (JP.red),"ujarnya menyebutkan saat ini mereka berdua selaku pelaku sudah kita tahan di sel Polsek tambang.
 
Ia juga mengungkapkan, tentang perbuatan biadap itu sudah terjadi lebih dari 3 kali terjadi. " Perbutan ini kelihatan dari hasil visum yang kita dapat, adanya luka dikemaluan korban. Jadi lebih dari 3 kali perbuatan itu dilakukan,"pungkasnya.
 
Saat ini, bocah yang baru di bangku kelas III SD tersebut, dalam penjagaan ayahnya. Karena psikis bocah dalam keadaan terganggun akibat peristiwan yang dialaminya. "Karena perilaku kedua tersangkan JP dan E ini sangat biadab sekali. Yang lebih biadab lagi ibu kandungnya yang tidak melindungi anaknya, bahkan membiarkan perbuatan itu terjadi,"jelasnya.
 
Untuk kedua tersangka, kita jerat dengan UU Perlindungan anak. Seperti ayah tiri korban dikenakan Pasal 82 UU Perlindungan anak Tahun 2014 yang ancamanya 15 Tahun penjara. "Sedangkan Ibu kandung korban dikenakan UU Ekpoloitasi anak  Pasal 88 UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, yang ancamanya 10 tahun penjara,"tuturnya.
 
Ayah Tiri dan Ibu Kandung Saling Menyalahkan
 
Dijumpai di Sel Polsek Tambang Ayah tiri korban selaku tersangka inisial JP (25) menyebutkan bahwa dirinya melakukan itu karena marah sama ibunya melati (inisial E.red). "Karena dia selingkuh sama saudara saya, makanya saya marah besar samanya dan anaknya saya setubuhi. Lagipun dirinya melakukan itu atas izin dirinya,"ujarnya sembari mengatakan dirinya baru menikah setahun.
 
Ia juga menceritakan, bahwa dirinya sudah meminta untuk bercerai pada ibunya korban. Tetapi dia tidak mau diceraikan. "Namun sebagai syaratnya saya boleh meniduri anaknya itu, asal jangan diceraikan,"tuturnya
 
Saat ditanya sudah berapa kali, melakukan hal tersebut kepada bocah yang tak lain anak tirinya. Tersangka JP, mengatakan dirinya baru 3 kali melakukan itu kepada anaknya tirinya. "Semua yang dilakukannya itu dihadapan ibunya. Setelah anaknya saya tindih barulah ibunya saya setubuhi lagi,"ujarnya sembari mengatakan dirinya menyesal atas apa yang telah dilakukannya.
 
Sedangkan tersangka Ibu kandung korban inisial E, membantah bahwa dirinya memperbolehkan anaknya disetubuhi. " Saya sudah melarang dia, saat anak saya ditindih pertama kali dia mengaduh kesakitan, tetapi dia malah marah sama saya,"ujarnya.
 
E juga menyebutkan, bahwa mengenai perbuatan suaminya itu terhadap anak kandungnya, yang diketahuinya hanya 2 kali saja. " Namun setiap suaminya berbuat itu selalu saya larang, tapi saya takut kalau saya larang dia malah memukuli saya. Oleh karena itu saya biarkan saja dia melakukan itu, meskipun anak saya menjerit kesakitan,"ungkapnya.
 
Ketika ditanya mengapa dirinya tidak melaporkan hal tersebut. Tersangkan E menyebutkan dirinya tidak sempat memikir kearah sana. "Tetapi saya mengakui diri saya salah atas semua kejadian ini,"pungkasnya.
 
 
 
Penulis : Aulia
Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
indragiri