Rp 540 juta per panen

Cara Dapat Duit Banyak dari Hasil Sengon

Dibaca: 1438 kali  Jumat,29 April 2016 | 03:47:41 WIB
Cara Dapat Duit Banyak dari Hasil Sengon
Ket Foto : Panen Sengon
BENGKULU – Anda mau mendapatkan uang banyak dari hasil panen sengon. Ini caranya. Dengan menyiapkan lahan seluas 3 hektare, maka sekali panen Anda bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp 450 ribu.
 
Menurut pengusaha sengon, Iwan Sumantri Badar, SE, MM, di atas areal seluas 3 hektare dapat ditanam 1.111 batang sengon dengan jarak tanam 3 X 3 meter. Dalam tempo 4-5 tahun, 2 batang sengon  akan menghasilkan 1 kubik dengan harga Rp 450.000 per kubik. Maka, paling sedikit lahan 3 hektare itu akan menghasilkan uang tunai Rp 540 juta per panen.
 
Bahkan, lanjut Iwan Badar, petani di wilayah Bengkulu Selatan juga mulai banyak yang menanam sengon. Serta banyak juga yang mulai panen.
 
‘’Bupati Bengkulu Selatan juga bermaksud membangun pabrik polywood. Jadi kita bisa bersinergi dengan Bengkulu Selatan. Sehingga sengon tetap prospektif untuk dikembangkan,’’ jelas Iwan Sumantri Badar.
 
Selain melakukan pengolahan balken atau balok sengon di bansaw Desa Tebat Monok, Kepahiang, Iwan Badar juga berusaha menyiapkan pabrik sengon di Simpang Desa Cintamandi, Bermani Ilir, Kepahiang.
 
‘’Bansaw di Tebat Monok terus berproduksi. Kini ada sekitar 250 M3 stok kayu sengon yang kita beli dari kebun petani. Pokoknya setiap hari ini melakukan panen sengon petani,’’ kata Iwan Sumantri Badar selaku pengelola bansaw.
 
Balken atau balok kayu sengon berukuran 5 X 10 X 160 CM yang diproduksi bansaw Desa Tebat Monok langsung dijual ke pabrik pengolahan triplek di Pulau Jawa.
 
‘’Tapi, setelah mesin pengolahan triplek di Simpang Cintamandi selesai, maka, kita tidak lagi menjual balken ke Pulau Jawa. Sebab, kayu sengon petani akan langsung diolah menjadi triplek. Kini, kita sedang mempersiapkan mesin-mesin. Untuk sementara, pabrik di Simpang Desa Cintamandi itu masih mengolah balken,’’ papar Iwan Sumantri Badar.
 
Kini, pabrik di Simpang Cintamandi masih melakukan penataan mesin-mesin. Termasuk, menata open kayu atau boiler. Diperkirakan dalam kurun 3-4 bulan kedepan, pabrik sengon di Simpang Cintamandi dapat segera beroperasi.
 
Diakui Iwan Badar, bahan baku kayu sengon tidak hanya dibeli dari petani Kepahiang. Tapi, tidak sedikit dipasok dari petani Rejang Lebong dan Lebong.
 
‘’Selain itu, kita juga masih aktif membagikan bibit sengon. Sehingga petani Kepahiang akan terus menanam sengon. Dan ketersediaan bahan baku sengon akan tetap terjaga. Jadi, kita tidak takut kehabisan stok sengon,’’ ujar Iwan.
 
 
Sumber: bengkulu.com
 
Editor: Aulia
 
Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri