Alasan Harga Impor Terjangkau

20 APRIL Raskin dari Vietnam sudah tiba di Tarempa

Dibaca: 271 kali  Rabu,20 April 2016 | 17:49:54 WIB
20 APRIL Raskin dari Vietnam sudah tiba di Tarempa
Ket Foto : Beras
KEPRI - Raskin Anambas berasal dari Vietnam. Beras tersebut saat ini sudah berada di Kota Tanjung Pinang dan diperkirakan  tanggal 20 April mendatang Beras tersebut sudah berada di Kota Tarempa untuk disimpan di Gudang Bulog Antang. Beras tersebut akan diberikan kepada penduduk yang telah terdata.
"Beras tersebut nanti bakal dibawa menggunakan kapal kargo menuju Tarempa," demkian disampaikan Eka Saputra SIP kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah KKA,  Jumat (15/4).
 
Harga beras asal Vietnam  terjangkau Sebut Eka, bahkan kualitasnya cukup baik untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Eka Juga mengaku bukan pihak tidak mau mencari beras dari Pulau jawa, namun sangat sulit mencari beras dengan harga yang murah dengan kualitas yang baik itu tidaklah mudah.
 
Lebih Jauh Eka mengungkapkan,  sebelumnya pemerintah pernah memasukan beras dari Jawa, namun banyak menuai protes dari masyarakat  karena beras tersebut tidak layak konsumsi. Padahal beras tersebut layak dikonsumsi.
 
"Penyebabnya adalah beras tersebut selalu terlambat dan sudah lama tersimpan di gudang sehingga ketika dibagikan beras sudah berkutu," jelasnya.
 
Pada tahun 2016 ini  Pemerintah daerah akan membagikan beras untuk masyarakat sekitar 600 ton. Dan setiap Kepala Keluarga  (KK) akan mendapatkan 15 Kg. Sebenarnya ungkap Eka  sesuai dengan Pemerintah menargetkan, beras sudah dapat dibagikan pada bulan Maret lalu namu  terjadi kendala Tekhnis sehingga bulan April baru dapat dilaksanakan.
 
"Ini akibat kendala tekhnis saja selebihnya tidak ada masalah," paparnya.
 
Pemerintah berupaya untuk mendatangkan beras dengan kualitas yang baik namun pemerintah juga terbentur dengan anggaran, mengingat beras-beras tersebut untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
 
"Mudah-mudahan tahun ini tidak ada masyarakat yang mengeluh dengan kondisi beras raskin," ungkapnya.
 
Pihaknya juga menyarankan kepada masyarakat yang berhak menerima Raskin untuk lebih awal mengambil beras tersebut agar  menghindarkan beras tersebut tidak terlalu lama tersimpang di gundang.
 
"Untuk biaya transportasi tentu akan dikenakan biaya setiap masyarakat yang mengambilnya setelah beras tersebut tiba di masing-masing desa," pungkasnya.
 
 
Sumber: HK
 
Editor    : Aulia
Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
indragiri