Dugaan Penggelapan Dana Koperasi

Kades Terpilih Ilyas Sayang,Ditahan Kejari Bangkinang

Dibaca: 682 kali  Rabu,06 April 2016 | 03:37:35 WIB
Kades Terpilih Ilyas Sayang,Ditahan Kejari Bangkinang
Ket Foto : kades terpilih desa kota garo, digiring aparatur kejari bangkinang, ke dalam mobil tahanan

 

KAMPAR - Kejaksaan Negeri Bangkinang akhirnya menahan Kepala Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir terpilih Ilyas Sayang, Selasa (5/3/2016). Sebelumnya, Kepolisian Resor Kampar tidak menahan Ilyas.
 
Kejari Bangkinang langsung membawa Ilyas ke Lembaga Pemasyarakatan Bangkinang, Selasa sore. Ia tampak tenang saat petugas Kejari Bangkinang menggiring Ilyas dari sel  tahanan Kejari Bangkinang ke mobil tahanan Kejari Bangkinang.
 
Mengenakan kemeja lengan panjang putih bercorak garis vertikal, mata Ilyas tampak memerah. Ia berpakaian rapi dengan peci putih di kepalanya.
 
Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Bangkinang Herlambang Saputro mengungkapkan, Ilyas sempat menolak ditahan. Menurut dia, Ilyas ngotot agar ditahan. Ilyas berkilah telah mengembalikan uang Koperasi Petani Sahabat Lestari.
 
"Dia tidak terima ditahan. Alasannya, karna sudah mengembalikan yang 135 juta," ujar Herlambang, Selasa sore. Menurut dia, pengembalian uang tidak menghilangkan perbuatan pidana penggelapan.
 
Herlambang menjelaskan, Ilyas mengembalikan uang itu setelah dilaporkan, 14 Nopember 2015 lalu. Uang baru dikembalikan pada 15 Desember. Kemudian Ilyas ditetapkan sebagai tersangka pada 21 Desember 2015.
 
"Uang itu kan dikembalikan setelah dilaporkan. Bahkan lama setelah dilaporkan," tandas Herlambang. Ia menambahkan, Ilyas tidak berusaha mengembalikan uang koperasi sejak tahun 2012 silam.
 
Lanjut Herlambang, Ilyas ditahan karena berbagai alasan. Di antaranya, sebut dia, dikhawatirkan menghilangkan barang bukti dan melarikan diri.
 
Herlambang menyebutkan, Ilyas dijerat dengan Pasal 372 dan 374 KUHPidana tentang penggelapan. "Ancaman hukumannya empat tahun," ujarnya. Ia menyatakan, pengembalian uang hanya akan menjadi pertimbangan bagi Jaksa untuk meringankan tuntutan Ilyas.
 
Penahanan Ilyas semakin mengaburkan pelantikannya sebagai Kades Kota Garo untuk kedua kali. Ia terpilih pada Pilkades serentak melalui pemungutan suara, 11 Nopember 2015. Ilyas satu dari lima Kades yang tidak dilantik oleh Bupati Kampar Jefry Noer. Ilyas ditetapkan tersangka pada hari pelantikan 100 Kades terpilih se-Kampar, 21 Desember 2015.
 
Ilyas dilaporkan oleh anggota Kopni Sahabat Lestari. Koperasi ini bermitra atau berbapak angkat PT. Sekar Bumi Alam Lestari (SBAL). Ilyas dituduh menggelapkan uang bagi hasil panen dari Kebun Kelapa Sawit 1.050 hektare milik koperasi tahun 2012 silam.
 
Kala itu, Ilyas menjabat Ketua Koperasi sekaligus Kades Kota Garo. Ia tidak membagikan uang bagi hasil itu kepada anggota koperasi. Besar uang itu ditotalkan sekitar Rp. 135 juta.
 
Penulis : Aulia
Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri