Sosialisasikan Bahaya Narkoba

JMS kedua, Kejari Bangkinang kunjungi SMAN 1 Air Tiris

Dibaca: 1419 kali  Rabu,30 Maret 2016 | 18:13:59 WIB
JMS kedua, Kejari Bangkinang kunjungi SMAN 1 Air Tiris
Ket Foto : Kejari Bangkinang bersama majelis guru dan siswa SMAN1 Air Tiris, usai sosialisasi JMS
KAMPAR-Ini kali kedua Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkinang mengkampanyekan program kejaksaan masuk sekolah dan para siswa menyambutnya dengan antusias acara sosialisasi yang diadakan tersebut.
 
Jika sebelumnya dilakukan di SMKN 1 Bangkinang, kali ini kegiatan serupa dilakukan di SMAN 1. Air Tiris, Kabupaten Kampar, Selasa (29/03/2016) kemarin.
 
Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejasaan Negeri Bangkinang, Lasargi Marel melalui Panji Wiratno SH dan Sunardi SH  menyebut program ini merupakan prioritas Kejaksaan RI, menyusul maraknya kasus penyalahgunaan narkoba dan berkembangnya paham radikal dikalangan masyarakat."Ini program dan atensi pusat. Dan ini sudah yang kedua kalinya. Pertama program ini disosialisasikan ke SMKN 1 Bangkinang," katanya.
 
Selain itu Kejari Bangkinang juga memperkenalkan tugas dan fungsi Kejaksaan, pada kesempatan itu, pihaknya juga memberikan pemahaman penyadaran hukum tentang bahaya narkotika dan pergaulan Bebas di kalangan pelajar." Disini kami ingin mengenalkan tugas dan fungsi Kejaksaan. Memberi pemahaman dan penyadaran hukum dilingkungan sekolah,"ujarnya.
 
Panji dan Sunardi menjelaskan, bahwasanya masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. "Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya,"ujarnya. 
 
Terlebih lagi pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba. 
 
"Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja. Untuk itu para remaja terutama para pelajar diminta jangan pernah untuk mendekatinya bahkan mencobanya. Sebab hukuman bagi pelaku narkoba sangat berat sekali bahkan bisa dihukum mati,"sebutnya.
 
Sedangkan untuk upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar, sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama. Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua, guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.
 
"Oleh sebab itu, mulai saat ini, kita selaku pendidik, pengajar, dan sebagai orang tua, harus sigap dan waspada, akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak kita sendiri. Dengan berbagai upaya tersebut di atas, mari kita jaga dan awasi anak didik kita, dari bahaya narkoba tersebut, sehingga harapan kita untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik,"harapnya
 
Kepala Sekolah SMAN 1 Kampar Air Tiris Drs. H Muhamad Nasir.Y, sangat senang dengan adanya JMS ini, ia bahkan  sangat mendukung sekali  kegiatan ini dapat lebih rutin dilakukan. Sehingga membuat  siswa takut untuk berbuat ataupun mendekatinya. Karena semua diberikan penjelasan oleh Kejaksaan Bangkinang. "Seperti narkoba, tadi kejaksaan menjelaskan tentang hukuman berat bagi pelakunya narkoba,"tuturnya.
 
Yasir juga menegaskan, bahwa dirinya tidak akan memberi ampun bagi siswa yang menggunakan narkoba, namun itu dilihat jika memang terbukti bukan dijebak. Karena kalau sudah narkoba masalahnya tentu nantinya dapat menjangkit kepada siswa yang lain. "Alhamdulillah, untuk sejauh ini siswa di SMAN1 Air Tiris, tidak ada yang terlibat kasus pidana ataupun narkoba,"ungkapnya.
 
 
Penulis : Aulia
Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri