Tarif Interkoneksi Turun, Telepon Antar Operator Bisa Makin Murah

Dibaca: 408 kali  Senin,21 Maret 2016 | 01:14:36 WIB
Tarif Interkoneksi Turun, Telepon Antar Operator Bisa Makin Murah
Ket Foto : Yoga Hastyadi Widiartanto/Kompas.com CEO XL Dian Siswarini saat menjajal permainan balap Formula 1 usai menghadiri peluncuran aplikasi Tribe, di jakarta, Jumat (18/3/2016)

JAKARTA - XL Axiata (XL) menyambut baik rencana pemerintah menurunkan biaya interkoneksi. Anak usaha grup Axiata itu justru berharap perurunan yang nanti diputuskan bisa mencapai 40 persen.

Biaya interkoneksi adalah komponen yang harus dibayarkan oleh operator kepada operator lain yang menjadi tujuan panggilan penggunanya. Saat ini biaya tersebut  dipatok Rp 250 per menit dan pemerintah berniat menurunkannya lebih dari 10 persen.

“Interkoneksi turun 10 persen? Harapan kita malah bisa lebih jauh dari itu ya. Harusnya turun lebih banyak. Kan dari dulu harapan kami bisa turun 40 persen,” terang Chief Executive Officer XL Dian Siswarini saat ditemui usai peluncuran layanan XL Tribe, Jumat (18/3/2016).

Penurunan biaya interkoneksi bisa saja membuat tarif telepon off-net atau antar operator berbeda jadi semakin murah. Kendati soal besarannya akan bergantung pada keputusan bisnis masing-masing penyedia layanan telekomunikasi.

Biaya interkoneksi sendiri merupakan salah satu komponen yang menjadi dasar tarif ritel yang dikenakan pada pelanggan. Selain interkoneksi masih ada unsur lain, seperti margin keuntungan yang diharapkan operator dan biaya promosi.

Bila biaya interkoneksi tersebut turun signifikan, ada kemungkinan XL bakal menerapkan strategi bundling harga. Satu tarif dipatok untuk panggilan on-net atau off-net.

“Tarif ritel nanti kan tergantung operatornya, apakah dia ingin untuk berapa atau rugi berapa. Tarif ritel ini bisa di-bundling dan kompetitif,” imbuh Dian.

Saat penurunan biaya terwujud, menurut Dian, operator bisa mendapat keuntungan berupa pelanggan yang lebih loyal. Mereka yang biasanya kerap ganti kartu SIM demi mengejar promo telepon on-net, akan beralih hanya menggunakan satu nomor telepon saja karena tarif jadi flat.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sendiri masih belum selesai merumuskan penurunan biaya interkoneksi yang dimaksud. Menkominfo Rudiantara mengatakan berencana merilis aturan terkait pada April nanti.

Editor : Nida SanGhary
Sumber : kompas.com

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri