BI NILAI MASIH SEHAT

Menggunung, Utang Luar Negeri Indonesia Rp4.004 Triliun

Dibaca: 349 kali  Senin,21 Maret 2016 | 01:00:13 WIB
Menggunung, Utang Luar Negeri Indonesia Rp4.004 Triliun
Ket Foto : Ilustrasi

JAKARTA - Utang luar negeri Indonesia makin menggunung. Meskipun tipis, terjadi kenaikan utang yang nilainya kini mencapai 308 miliar dolar AS atau  sekitar Rp4.004 triliun (kurs Rp13.000) per Januari 2016 lalu. Angka itu naik 2,2 persen di bandingkan tahun sebelumnya.

Namun demikian, Bank Indonesia mencatat jumlah tersebut masih sehat. Walaupun demikian, risikonya terhadap kondisi perekonomian tetap perlu diwaspadai. Ke depan, BI akan terus memantau perkembangan utang luar negeri, khususnya utang dari sektor swasta.

Statistik BI menunjukkan perlambatan pertumbuhan utang luar negeri terjadi pada sektor publik dan swasta. Per Januari 2016, utang luar negeri sektor publik sebesar 143,4 miliar dolar AS atau 46,6 persen dari total utang luar negeri, dan swasta 164,6 miliar dolar AS atau 53,4 persen dari total utang luar negeri.

Utang luar negeri publik tumbuh menjadi 5,7 persen dari tahun ke tahun pada Januari atau lebih rendah dari pertumbuhan Desember 2015 yang 10,2 persen. Sementara utang luar negeri swasta turun 0,7 persen pada Januari lalu setelah tumbuh sebesar 2,2 persen pada Desember 2015.

Dalam keterangan yang diterima Ahad (20/3/2016), BI mencatat utang luar negeri terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih. Pangsa utang luar negeri sektor-sektor itu mencapai 76,2 persen terhadap total utang luar negeri swasta.

Dibandingkan bulan sebelumnya, pertumbuhan tahunan utang luar negeri sektor keuangan, industri pengolahan, dan listrik, gas dan air bersih melambat, sementara pertumbuhan tahunan utang luar negeri sektor pertambangan mengalami kontraksi lebih dalam.

Berdasarkan jangka waktu asal, utang luar negeri Indonesia didominasi oleh utang luar negeri berjangka panjang yang meliputi 87,4 persen dari total utang luar negeri. Utang luar negeri berjangka panjang mencapai 269,1 miliar dolar AS, terdiri atas 140,7 miliar dolar AS atau 52,3 persen utang luar negeri publik dan 128,4 miliar dolar AS atau 47,7 persen utang luar negeri sektor swasta.


Editor : Nida SanGhary
Sumber : Riaupos.co

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
indragiri