Iuran Naik, BPJS Kesehatan Tegaskan Ada Perubahan Pelayanan

Dibaca: 378 kali  Senin,14 Maret 2016 | 07:49:53 WIB
Iuran Naik, BPJS Kesehatan Tegaskan Ada Perubahan Pelayanan
Ket Foto : Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Juliansyah memberikan penjelasan dalam konferensi pers posko pemantauan dan penanganan pengaduan distribusi KIS-PBI (P3DKIS) di Ungaran, Rabu (3/2/2016).

JAKARTA - Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016 menetapkan beberapa perubahan dalam pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, termasuk perubahan iuran untuk peserta mandiri.

Besaran peraturan dan iuran baru tersebut berlaku mulai 1 April 2016.

"Perubahan tidak hanya terjadi dalam iuran, tapi dalam banyak hal. Semuanya sudah ada di Perpres Nomor 19," kata Kepala Humas BPJS Kesehatan Irfan Humaidi kepada wartawan, Minggu (13/3/2016).

Dalam Perpres tersebut, tertuang perubahan pasal 21 tentang manfaat yang diperoleh bagi peserta BPJS Kesehatan.

Pertama, manfaat pelayanan promotif dan preventif yang terdiri dari penyuluhan kesehatan perorangan, imunisasi rutin, keluarga berencana (KB) dan screening kesehatan.

Kedua, penyuluhan kesehatan perorangan meliputi paling sedikit penyuluhan mengenai pengelolaan faktor risiko penyakit dan perilaku hidup bersih dan sehat.

Selain itu, juga ada pelayanan imunisasi rutin meliputi pemberian imunisasi rutin sesuai dengan perundang-undangan.

Adapun terkait pelayanan KB,meliputi konseling, pelayanan kontrasepsi termasuk vasektomi dan tubektomi, yang bekerja sama dengan BKKBN.

Vaksin untuk imunisasi rutin dan kontrasepsi disediakan oleh pemerintah atau pemerintah daerah.

Sementara itu, pelayanan screening kesehatan diberikan secara selektif guna mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak dari risiko penyakit tertentu.

Editor : Nida SanGhary
Sumber : kompas.com

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri