Ketua KUD IYO Basama di Duga Menggelapkan Uang Anggota KUD

Dibaca: 1845 kali  Selasa,08 Maret 2016 | 14:08:18 WIB
Ketua KUD IYO Basama di Duga Menggelapkan Uang Anggota KUD
Ket Foto : suasana unjuk rasa dikantor Kebun KKPA desa terantang

TERANTANG- Ratusan Orang  Forum Peduli Masyarakat Desa Terantang Kecamtan Tambang Kabupaten Kampar Mengadakan Aksi Ujuk rasa dikantor Kebun KKPA desa terantang  KUD IYO BASAMO yang bekerja sama dengan PTVN V.Senin (8/3/16).

Semenjak 3 Desember 2012 hingga 2016 ini persoalan Kebun KKPA  KUD IYO BASAMO ini belum juga selesai  antara Ketua KUD Hermayalis dengan masyarakat desa terantang. Sekarang kami  dari Forum Peduli Masyarakat Desa Terantang menuntut kepada ketua KUD Iyo Basamo Hermayalis yang berkejasama dengan pihak PTPN V Agar kebun kelapa Sawit KKPA desa tearantang dibagikan secara merata kepada anggota/masyarakat desa terantang.

"Kerena kebun kelapa sawit tersebut dibuat di atas tanah. Ulayat Ninik Mamak desa terantang,"Ujar Ketua Hendra Saputra didiampinggi ratusan masyarat Terantan. Dalam aksi itu masayarakat juga menuntut diberhentikan ketua KUD Iyo Basamo Suadara Hermayalis dan mendesak dilakukan RAT (Rapat Anggota Tahunan ) luar biasa KUD sesui dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Forum Juga mendesak pihak proses hukum atas laporan polisi yang dibuat di polres kampar terkait dugaan tindak pidana pengelapan Uang anggota dan pengelapan asset KUD Iyo Basamo. Yang dilakukan oleh Ketua KUD Hermayalis,agar ditindaklanjuti prosesnya hingga ke pengadilan. Ia juga memhimbaukan kepada ketua KUD agar semua kegiatan KUD baik menyangkut administrasi maupun operasional untuk dihentikan hingga terbentuknya kepengurusan KUD yang baru." Papar Hendara.

Dikatakannya sudah hampir liam (5) tahun masyarakat dibodoh-badohi oleh ketua KUD ini dan siapa yang tidak bisa mengikut perintahnya maka ia akan melakukan pemecatan terhadap siap yang tidak patuh akan perintahnya. Untuk saat ini saja masyarakat hanya diberikan satu Kapling 4. Orang pemiliknya dan uang hasil panen pun hanya dikasih 100 ribu rupiah."Cetusnya.

Saat ini masayarak tidak membolehkan aktifitas KUD,masyarakat memasang pagar kawat dan menggali jalan dan mendirikan tenda dijalan akses KUD dan akan dihuni. Oleh masyarakat dengan bergatian setiap hari 20 orang. Sampai ada penyelesian.


Penulis : Hasbi
Editor : Nida SanGhary
 

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri