UU Tapera

Orang Asing Bakal Kena Pungutan .

Dibaca: 363 kali  Kamis,03 Maret 2016 | 13:02:23 WIB
Orang Asing Bakal Kena Pungutan .
Ket Foto : PAMERAN PERUMAHAN - Pengunjung mendapat penjelasan rumah yang dipasarkan dari bagian marketing di salah satu stan pengembang perumahan dalam Housing & Furniture Expo 2015 di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (1/5). Pameran yang diikuti 20 peng

JAKARTA - Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) diberikan agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa mendapatkan rumah. Walaupun bukan MBR, masyarakat mendapatkan investasi tidak langsung yang bisa dicairkan saat pensiun kerja.

Dalam skema UU Tapera, disebutkan, orang asing yang bekerja di Indonesia juga akan dikenakan pungutan Tapera. Syarat utamanya mereka sudah tinggal selama enam bulan di tanah air dan memiliki visa untuk izin kerja.

"Masa sudah datang ke indonesia bekerja mendapatkan penghasilan nggak mau gotong royong," ujar Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Maurin Sitorus di Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Maurin memaparkan tidak rugi jika orang asing ikut terkena pungutan Tapera. Karena uang yang disetor bakal dikembalikan kepada mereka saat tidak lagi bekerja di Indonesia.

"Toh uangnya dikembalikan. Ini pengaturannya persis di BPJS Ketenagakerjaan sama," ungkap Maurin.

Maurin menambahkan meski harus menyetor kepada negara untuk Tapera, namun orang asing tidak berhak mendapatkan rumah. Karena fokus utama program tersebut khusus untuk MBR.

"Disebutkan warga negara asing tidak berhak mendapatkan perumahan. Nanti kalau dari Bangladesh, India mereka bisa saja MBR, itu dikunci," tegas Maurin.



Editor : Nida SanGhary
Sumber : tribunnews.com

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri