JPU Limpahkan Berkas Perkara Narkoba Acui dan Ai Ling ke Pengadilan

Dibaca: 1095 kali  Selasa,23 Februari 2016 | 09:51:35 WIB
JPU Limpahkan Berkas Perkara Narkoba Acui dan Ai Ling ke Pengadilan
Ket Foto : ilustrasi ektasi
PEKANBARU-Dalam waktu dekat perkara narkoba Darmadi alias Acui dan Ai Ling, tersangka kepemilikan 12.400 butir ekstasi, akan menjalani proses persidangan. Hal tersebut setelah Jaksa Penuntut Umum melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (23/02/16).
 
Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Pekanbaru, Adi Kadir, membenarkan hal tersebut. "Iya, tadi sudah dilimpahkan ke pengadilan oleh Jaksa Penuntut Umum," ungkap Adi Kadir  di ruang kerjanya, Selasa siang.
 
Selanjutnya, kata Adi Kadir, pihaknya menunggu jadwal sidang perdana perkara yang semula ditangani Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan Terorganisir, Bareskrim Mabes Polri, pada Oktober tahun lalu. "Siapa majelis hakim dan jadwal sidangnya, masih kita tunggu. Yang jelas, Jaksa telah siap menghadapi proses persidangan," lanjut Adi Kadir.
 
Terpisah, Panitera Muda Pidana PN Pekanbaru, Efrizal, juga membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, saat ini berkas perkara kedua tersangka sudah berada di meja Ketua PN Pekanbaru. Selanjutnya, Ketua PN Pekanbaru akan menunjuk majelis hakim yang akan memeriksa dan mengadili perkara tersebut.
 
"Kalau sudah jelas (majelis hakimnya), barulah diketahui jadwal sidang perdananya. Adapun agendanya itu pembacaan surat dakwaan oleh JPU," tukas Efrizal.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, Direktorat IV Narkoba dan Kejahatan Terorganisir, Bareskrim Mabes Polri menyita 12.400 butir ekstasi asal Belanda.
 
Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan selama sebulan. Akhirnya, pada 13 Oktober 2015, Darmadi alias Acui berhasil ditangkap di Hotel Hawai Jalan Gatot Subroto, Pekanbaru. Dari tangannya, disita barang bukti 10
ribu butir pil ekstasi.
 
Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku masih menyimpan ekstasi lain di rumahnya. Sebanyak 2 ribu butir dan 4 ratus butir tablet warna biru berlogokan ikan, ditemukan di rumahnya Jalan Kuantan Jaya Blok M-43 Pekanbaru.
 
Kasus terus dikembangkan. Dari mulut tersangka Acui, diperoleh nama Ai Ling, pemilik kedai kopi di Jalan Jenderal 2F, Kota Pekanbaru.
 
Dari tangan Ai Ling, polisi menyita satu unit alat mesin cetak ekstasi yang diduga milik Hermanto alias Abun (Napi Lapas kelas II A Pondok Rajeg, Cibinong). Kepada penyidik, terpidana Hermanto alias Abun mengaku sebagai kaki tangan Akam. Polisi yang menggeledah rumah Akam di Pekanbaru, berhasil menemukan 5 kg sabu-sabu. Sayangnya Akam tak berhasil ditemukan.
 
Dalam proses persidangan nantinya, terdapat tiga orang Jaksa bertindak selaku JPU, untuk melakukan tugas penuntutan di persidangan nantinya. Yakni, Endang Rahmawati dari Kejagung. Selanjutnya, Sabar Gunawan dan Herlina, dari Kejari Pekanbaru.
 
Kedua tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 tahun 1999 tentang narkotika."Untuk tersangka Darmadi alias Acui dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2). Untuk Ai Ling dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1).
 
 
Penulis : Dian
Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri