Golkar sebut pilkada langsung sering dijadikan ajang perjudian

Dibaca: 535 kali  Selasa,09 September 2014 | 03:16:00 WIB
Golkar sebut pilkada langsung sering dijadikan ajang perjudian
Ket Foto :

Merdeka.com - Partai Golkar salah satu yang paling ngotot agar RUU Pilkada mengatur tentang pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Salah satu alasannya, karena pilkada sering dijadikan ajang perjudian bagi para bandar sehingga kemenangan yang diperoleh tidak real.

Wasekjen Golkar Nurul Arifin mengatakan, pilkada melalui DPRD menghemat duit negara hingga Rp 41 triliun. Selain itu, pemilihan kepala daerah melalui DPRD juga menguatkan fungsi partai politik sebagai wakil rakyat.

"Perkuat partai sebagai pilar demokrasi, karena partai selama ini sebagai kendaraan politik saja. Karena saat mereka dapat tiket mereka meninggalkan partainya, meludahi partainya, makanya kita ingin mengembalikan partai sebagai rekrutmen politik," kata Nurul di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/9).

Nurul juga mencium banyaknya kecurangan yang terjadi jika Pilkada langsung. Termasuk para bandar judi yang rela mengeluarkan duit banyak agar jagoannya menang dalam pemilu.

"Alasan kami bandar-banda Pilkada di luar sana sangat luar biasa, mereka jadikan sebagai perjudian, mereka sangat luar biasa. Sering kali kemenangan tidak real jadi mereka lakukan perjudian," kata anggota Komisi II DPR ini.

Terkait dengan kekhawatiran adanya unsur penyuapan antar parpol jika Pilkada lewat DPRD, Nurul yakin KPU mampu mengantisipasi hal itu.

"Kalau unsur penyuapan maka KPU bisa beri sanksi untuk mendiskualifikasi calon tersebut," pungkasnya.

Akses Halobisnis.com Via Mobile m.halobisnis.com
Berita Terkait
Tulis Komentar
Berita Terkini
+ Indeks
indragiri